Ramadan 2019

Ramadan, Kedermawanan dan Kepekaan Sosial

Lapar saat puasa diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan sosial untuk berbagi dengan yang lain.

Ramadan, Kedermawanan dan Kepekaan Sosial
Istimewa
KH Cholil Nafis (empat dari kanan) bersama pimpinan Bank Indonesia saat peluncuran program kedermawanan dan fasilitasi kewajiban zakat harta melalui program QR Nasional untuk zakat dan sadekah dan buka puasa bersama. 

Oleh: KH Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah MUI

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Saya sempat hadir mengisi buka puasa bersama di lingkungan pimpinan BI, mulai Gubernur BI, Deputi Gubernur dan pimpinan satuan kerja, Sabtu (25/5/2019) sore. 

Acara memang dimulai lebih awal dengan suasana guyub dan kekeluargaan.

Ada hal menarik dalam acara itu berupa peluncuran program kedermawanan dan fasilitasi kewajiban zakat harta melalui program QR Nasional untuk zakat dan sadekah.

Program ini bagian dari elaborasi program BI religi, yaitu integrasi nilai-nilai keagamaan dengan perncapaian BI secara kelembagaan.

Artinya, kegiatan keagamaan dijadikan untuk pengembangan sumber daya manusia utk memncapai target institusi.

Gubernu Bank Indonesia Perry Warjiyo membangun budaya kerja di BI seirama dengan pembangunan keharmonisan keluarga.

Meletakkan dasar-dasar budaya kerja dengan semangat agama kemudian diimplementasi dengan komitmen kerja. Bahwa semangat berbagi adalah bagian dari jiwa semangat kepahlawanan dan bekerja keras.

Semangat berbagi dengan harta yang dimiliki adalah bagian dari kepedulian terhadap perbaikan nasib bangsa.

Program berbagi untuk peningkatan pendidikan dan berbagi untuk aktivitas religi adalah cara mengetuk kepedualian seluruh jajaran pegawai Bank Indonesia.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved