Angkutan Motis Jadi Siasat Kemenhub Turunkan Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran

Zulfikri menuturkan, berdasarkan data yang ia terima, angka kecelakaan saat mudik yang dialami pemotor bahkan mencapai 70 persen.

Angkutan Motis Jadi Siasat Kemenhub Turunkan Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri di Stasiun Jakarta Gudang, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (27/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengadakan Angkutan Motor Gratis (Motis) lewat berbagai moda transportasi pada mudik Lebaran tahun ini.

Hal tersebut guna menekan angka kecelakaan saat mudik Lebaran yang diketahui paling banyak dialami pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri menuturkan, program Angkutan Motis yang telah diadakan bertahun-tahun ini kembali diadakan dengan alasan tersebut.

"Apa yang melatarbelakangi program ini bahwa memang tujuan diadakannya program ini untuk membantu menekan angka kecelakaan," katanya saat memberangkatkan 918 sepeda motor dalam hari pertama pengangkutan, Senin (27/5/2019).

Zulfikri menuturkan, berdasarkan data yang ia terima, angka kecelakaan saat mudik yang dialami pemotor bahkan mencapai 70 persen.

"Yang dari data yang ada, hampir 70 persen itu pasti melibatkan sepeda motor," kata Zulkifri.

Oleh karenanya, Zulfikri pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dengan sepeda motor.

H-9 Lebaran, Puncak Arus Mudik Belum Terjadi di Terminal Bantuan Lebak Bulus

Ia pun lantas menyarankan untuk pemudik menggunakan layanan yang diadakan pemerintah.

"Oleh karenanya, tidak hanya kereta api, pemerintah juga mengadakan program motor gratis ini dengan moda laut dan juga truk ya," ucap dia.

Sekadar informasi, dengan jalur darat lewat moda transportasi bus, disediakan kuota sebanyak 2.625 sepeda motor.

Untuk moda transportasi kereta api, disediakan kuota sebanyak 18.096 sepeda motor.

Sementara untuk jalur laut dengan menggunakan kapal, disediakan kuota sebanyak 3.750 sepeda motor.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved