Musnahkan Ribuan Botol Miras, Pemprov DKI Belum Lepas Saham Bir di PT Delta

"Sudah, sudah diobrolin. Tapi nantilah gak usah diceritan prosesnya," kata bekas rektor Universitas Paramadina itu.

Musnahkan Ribuan Botol Miras, Pemprov DKI Belum Lepas Saham Bir di PT Delta
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Senin (27/5/2019) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa ironis dengan rencana penjualan saham milik Pemprov DKI Jakarta yang berada di produsen bir terkemuka, PT Delta Djakarta belum menuai kejelasan hingga saat ini.

Menurut Anies, rencana dirinya untuk melepas 26,25 persen saham milik DKI itu belum juga disetujui oleh DPRD DKI Jakarta. Hal ini ia ungkapkan saat pemusnahan 18 ribu botol minuman keras ilegal di Monas, pagi ini.

"Belom bergerak (proses penjualan saham bir), ironis satu sisi kita memusnahkan minuman keras, di satu sisi kita memiliki saham perminum kerasan," kata Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Mantan menteri pendidikan itu mengaku telah mengajak DPRD DKI Jakarta untuk membahas rencana pelepasan saham tersebut. Namun orang nomor satu di Ibu Kota ini enggan membeberkan terkait hasil proses pembahasan tersebut.

Ia pun menyebut telah mengajak DPRD DKI Jakarta untuk mengobrol bersama.

"Sudah, sudah diobrolin. Tapi nantilah gak usah diceritan prosesnya," kata bekas rektor Universitas Paramadina itu.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan menjual 26,25 persen saham yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta di perusaahan bir PT Delta Djakarta.

Namun rencana ini, sempat mendapat penolakan dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Wali Kota Jakarta Selatan Bagikan Tips Jaga Keamanan Rumah Sebelum Berangkat Mudik

Mike Tyson Kembali ke Dunia Olah Raga: Investasi di e-Sports

Fakta-fakta Mustofa Ditangkap Terkait Cuitan Kerusuhan Jakarta: Pengakuan Istri, Tanggapan Sandiaga

Ia menilai, keputusan Anies tidak tepat, apalagi PT Delta Djakarta selama ini telah menyumbang deviden yang cukup besar bagi keuangan daerah setiap tahun.

Anies pun sempat mengirimkan surat permohonan terkait dengan rencana penjualan saham tersebut kepada Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi sejak 2018 lalu.

Surat tersebut, diketahui bernomor 479/-1.822.4 dan telah dikirim sejak 16 Mei 2018 lalu.

"Kalau surat, kita tuh setahun sudah dikirim. Udah setahun, sejak bulan Mei tahun lalu. Sampai sekarang belum ada tanggapan," ujar Anies Baswedan di Balai Kota Selasa, (6/3/2019) lalu.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved