PMI Sebut Stok Darah di DKI Jakarta Aman Jelang Lebaran 2019

Menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh pada awal Juni 2019, stok darah di DKI Jakarta relatif masih aman.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Simulasi yang dilakukan oleh PMI DKI Jakarta menjelang Pemilu 2019 di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh pada awal Juni 2019, stok darah di DKI Jakarta relatif masih aman.

"Stok darah sampai hari ini yang jumlahnya 800 sampai 1.000 kantong per hari alhamdulillah terpenuhi," ucap Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Muhammad Ali Reza, Senin (27/5/2019).

Dijelaskan Reza, meski terbentur dengan bulan suci Ramadan dimana banyak umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, namun masih banyak masyarakat yang mendonorkan darahnya.

Mike Tyson Kembali ke Dunia Olah Raga: Investasi di e-Sports

Pelaku Pecah Kaca di Bekasi Incar Kendaraan Milik Jemaah Masjid

Cerita Ismail Usai Warungnya Dibakar Massa, Bangga Bertemu Presiden dan Bersyukur Dapat Bantuan

Meski demikian, Reza mengaku sangat mengantisipasi kekurangan stok darah setelah perayaan Idul Fitri.

"Yang kami antisipasi itu setelah lebaran karena saat lebaran itu banyak yang mudik, sehingga orang di Jakarta akan berkurang," ujarnya saat dikonfirmasi.

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak PMI telah bekoordinasi dengan instansi lain, seperti TNI dan Polri.

"Sebelum lebaran kami akan melakukan donor darah dengan teman-teman di kepolisian dan tentara," kata Reza.

"Karena 800 sampai 1.000 kantong darah ini harus terpenuhi terus," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved