Polisi Sebut Pimpinan Lembaga Survei dan 4 Tokoh Nasional Jadi Target Penembakan Pembunuh Bayaran

Menurut M Iqbal, selain pimpinan lembaga survei itu, para tersangka yang sudah ditangkap tersebut juga akan membunuh 4 tokoh nasional.

Polisi Sebut Pimpinan Lembaga Survei dan 4 Tokoh Nasional Jadi Target Penembakan Pembunuh Bayaran
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal (tengah) saat menyampaikan siaran pers di Gedung Divhumas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pimpinan Lembaga Survei Pilpres 2019 menjadi target pembunuhan pembunuh bayaran.

Setidaknya ada satu pimpinan lembaga survei Pilpres 2019 yang sudah dibuntuti oleh pembunuh bayaran tersebut.

Tersangka pembunuh itu ditangkap polisi beserta sejumlah barang bukti seperti senjata api laras panjang dan laras pendek beserta pelurunya serta rompi antipeluru.

"Jadi, salah satu tersangka sudah beberapa kali mengintai rumah pimpinan lembaga survei itu akan dibunuh," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal memberi keterangan di Mabes Polri didampingi Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, Senin (27/5/2019).

Menurut M Iqbal, selain pimpinan lembaga survei itu, para tersangka yang sudah ditangkap tersebut juga akan membunuh 4 tokoh nasional.

"Semua ada 2 tokoh nasional yang akan dibunuh. Target sudah diberikan oleh pihak yang memesan tersebut," ujar M Iqbal.

Setelah itu, muncul dua target tokoh nasional lagi yang akan dibunuh.

Tetapi, M Iqbal tidak mau merinci lebih detail siapa keempat tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan tersebut.

Luhut Pastikan Rencana Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Tidak Bakal Mandek

"Itu bukan kapasitas saya. Jadi, siapa tokoh itu tidak akan saya sebutkan," ujar M Iqbal.

Ketika ditanya lebih jelas, apakah target tersebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi, M Iqbal mengatakan, "Bukan Presiden targetnya."

M Iqbal menambahkan, para pelaku tersebut juga telah menerima uang Rp 150 juta untuk pembelian senjata laras penjang dan senjata laras pendek.

Senjata itu dipesan dari Cipacing, Jawa Barat.

"Meski ini senjata rakitan, tetapi sangat mematikan," ujar M Iqbal.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BREAKING NEWS: Pimpinan Lembaga Survei dan 4 Tokoh Nasional Jadi Target Penembakan Pembunuh Bayaran

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved