Aksi 22 Mei

Terungkap 6 Dalang Kerusuhan 22 Mei, IPW Sebut Tokoh Dibelakangnya Terlalu Kuat

Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap terdapat 6 dalang kerusuhan di aksi 21 - 22 Mei lalu.

Terungkap 6 Dalang Kerusuhan 22 Mei, IPW Sebut Tokoh Dibelakangnya Terlalu Kuat
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Sebanyak 183 perusuh dalam aksi 22 Mei diamankan di Polres Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019). Beberapa di antara mereka bertato. 

"Bisa dikatakan tak berani karena pihak yang dibelakangnya terlalu kuat," jelas Neta S Pane.

"Bahkan lebih kuat dari Menkopolhukam?" cecar pembawa acara.

Soal Pernyataan Bambang Widjojanto Tentang MK, Pakar Hukum Sebut Kekuatan untuk Menekan Peradilan

Viral Pemuda 22 Tahun Dicoret dari Kartu Keluarga oleh Orangtua Sampai Dipublikasikan di Koran

"Menkopolhukam kan sudah pensiun. Jadi kalau kita lihat kerusuhan 22 Mei itu mau mencoba reuni atau nostalgia, menyalurkan hasrat antara peristiwa kerusuhan 1998. Tetapi untungnya saat 22 Mei malam itu sudah selesai," ungkap Neta S Pane.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Purnomo melakukan peninjauan ke lokasi aksi 22 Mei di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Purnomo melakukan peninjauan ke lokasi aksi 22 Mei di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Melansir TribunKaltim.com, berdasarkan informasi yang diperoleh IPW, ada enam orang dalang kerusuhan 22 Mei itu, yakni terdiri dari dua purnawirawan perwira tinggi, dua purnawirawan perwira menengah, satu tokoh preman, dan satu anak kiai ternama.

Menangi 5 Kali Pemilu Berturut-turut, Jokowi Bocorkan Rahasianya

Relawan IT BPN Ditangkap Terkait Aksi 22 Mei, Sempat Diperiksa Soal Hoaks Pesawat Lion Air Jatuh

Kata Neta S Pane, untuk melancarkan aksinya keenam dalang ini menggunakan salah satu ormas kepemudaan, para preman Tanah Abang, santri muda, dan anak anak muda lainnya.

Mereka inilah yang memprovokasi massa demonstran pendukung capres 02 dari daerah hingga terlibat dalam kerusuhan dan bersikap anarkis terhadap aparat keamanan.

Politikus PAN Minta Polisi Tangkap Aktor Intelektual

Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas Aksi 22 Mei lalu yang berujung pada kerusuhan tersebut.

Bara juga meminta Polri untuk menangkap dan mengadili aktor intelektual di balik rusuhnya Aksi 22 Mei.

"Menkopolhukam dan Kapolri sudah mengatakan bahwa memang ada orang kuat yang mendesain kerusuhan tersebut yang mencoba untuk memanfaatkan demonstrasi damai untuk kepentingan politik mereka," kata Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved