Antisipasi Pelemparan Batu di Jalan Tol, Pengawasan di Jembatan Penyeberangan Diperketat
Pihaknya fokus peningkatan pengawasan di sejumlah titik jembatan penyebrangan yang melintang di atas Jalan Tol Jakarta Cikampek.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - General Manager Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan, untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban seperti halnya, pelemparan batu dari atas jembatan ke jalan tol.
Pihaknya fokus peningkatan pengawasan di sejumlah titik jembatan penyebrangan yang melintang di atas Jalan Tol Jakarta Cikampek.
"Untuk antisipasi kamtibmas tentu kita berkodinasi dengan PJR (Polisi Jalan Raya), ada penambahan armada jadi tiga grup, lalu kita juga ada penambahan mobil derek untuk antisipasi adanya ganguan di ruas jalan tol," kata Raddy, Selasa (28/5/2019).
Jasa Marga juga akan menempatkan petugas-petugas di titik yang menjadi rawan aksi kejahatan seperti misalnya yang dekat dengan pusat aktivitas keramaian.
"Kita floating di area-area yang strategis ya sehingga memperpendek rentang kendali, sehingga mempermudah penanganan, pemantauannya, dan penindakannya," jelas dia.
Selain itu, Jasa Marga juga telah mengoptimalkan keberadaan kamera pengawas atau CCTV yang saat ini ada di sejumlah titik jembatan.
"Di beberapa over pas kita pasang CCTV untuk memonitor dan perbaikan penutup jaring-jaring serta semuanya insya allah bisa lebih aman," jelas dia.
Raddy juga telah berkordinasi dengan Polres setempat untuk peningkatan pengananan dari luar jalan tol agar aksi teror lempar batu dari atas jembatan tidak terjadi lagi seperti yang terdahulu.
• Sekjen PPP Singgung Parpol yang Sudah Ajukan Nama Menteri, Arsul: Jangan Kegeeran
"Jadi memang dengan Polres setempat sama PJR juga, artinya area-area yang jadi fokus itu diperketat termasuk mengoptimalkan CCTV," ujar dia.
Kasus pelemparan batu dari atas jembatan ke arah Jalan Tol Jakarta Cikampek sempat terjadi pada 2018 silam. Saat itu, seorang pengguna jalan tol bernama Saiful Mazazi, warga Tegal diketahui tewas.
Sebuah batu berukuran kurang lebih 10 sampai 20 sentimeter menimpa kaca depan mobil Toyota Calya bernomor plat G 8696 ZP. Batu langsung menghantan rahang, dan dada korban yang saat itu sedang dalam posisi mengemudi.