Aksi 22 Mei

Budi Gunawan Jadi Target Pembunuhan, BIN Endus Aktor Intelektual: Yang Utama Keselamatan Rakyat

Wawan Purwanto menyebut bahwa pihaknya sudah mengetahui ada ancaman pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.

Budi Gunawan Jadi Target Pembunuhan, BIN Endus Aktor Intelektual: Yang Utama Keselamatan Rakyat
YouTube Metrotvnews
Staf Komunikasi dan Informasi Badan Intilejen Negara (BIN), Wawan Purwanto 

TRIBUNJAKARTA.COM - Staf Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto menyebut bahwa pihaknya sudah mengetahui ada ancaman pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.

Dari empat tokoh nasional tersebut, satu di antaranya adalah Kepala BIN, Budi Gunawan.

Sementara tiga lainnya antara lain Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Gories Mere.

Menanggapi hal tersebut, BIN sendiri menganggap adanya rencana pembunuhan tersebut bukan sesuatu yang mengejutkan.

Hal itu disampaikan Wawan Purwanto dalam program Primetime News Metro TV, Selasa (28/5/2019).

"Kita tanggapi biasa-biasa saja, karena dalam tugas sehari-hari harus menepis ancaman itu, ancaman terhadap bangas dan negara," ujarnya seperti dilansir dari tayangan YouTube Metrotvnews.

"Kalau lantas terkuak seperti ini kan bukan hal yang mengejutkan," sambungnya.

Puncak Arus Mudik Sepeda Motor di Kalimalang Diprediksi Terjadi Pada H-3 Lebaran

Polisi Ingatkan Pemudik yang Lewat Kalimalang Titik Rawan Kecelakaan

Polisi Waspadai Kajahatan Jalanan Hingga Terorisme Saat Mudik Lebaran

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM Selama Lebaran Aman

Menurutnya, keselamatan rakyat adalah hal yang lebih penting.

"Yang paling utama adalah keselamatan rakyat, keselamatan bangsa dan negara lebih utama daripada keselamatan pribadi atau sendiri-sendiri. Karena memang kita harus menepis semua itu demi perlindungan kepentingan publik," tuturnya.

Lebih lanjut Wawan Purwanto mengatakan bahwa rencana pembunuhan terhadap tokoh nasional itu sebetulnya sudah terendus sebelum akhirnya terkuak.

Halaman
123
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved