Aksi 22 Mei

Disebut Terima Rp 5 Juta Honor Eksekutor, Uang Rp 2 Juta Irfansyah Dikembalikan Polisi ke Istrinya

Angel membuat pengakuan soal uang Rp 5 juta untuk suaminya, Irfansyah atau IR, yang disebut polisi sebagai honor dari HK untuk menjadi eksekutor.

Disebut Terima Rp 5 Juta Honor Eksekutor, Uang Rp 2 Juta Irfansyah Dikembalikan Polisi ke Istrinya
Tangkapan layar Kompas TV
Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menunjukkan foto tersangka IR dalam konferensi pers kasus kepemilikan senjata yang akan digunakan dalam aksi kerusuhan 21 dan 22 Mei dan rencana pembunuhan. Konferensi pers berlangsung di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menyebut Irfansyah (45) alias IR telah menerima uang Rp 5 juta untuk menjadi eksekutor pembunuhan terhadap empat tokoh nasional.

Keterangan itu didapat penyidik dari tersangka AZ karena sudah beberapa kali mensurvei rumah tokoh tersebut.

Eksekutornya adalah IR, bersama AZ dan TJ.

Semua eksekutor dikendalikan oleh HK, warga Cibinong yang ditangkap polisi pada 21 Mei 2019 di lobi Hotel Megaria, Cikini, Jakarta Pusat.

"Diperintahkan untuk mengeksekusi dan tersangka IR sudah mendapat uang sebesar Rp 5 juta," terang Iqbal dalam konferensi pers di Kementerian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

Rekam Jejak Irfansyah Calon Eksekutor Pimpinan Lembaga Survei: Desertir TNI dan Dibayar Rp 5 Juta

Siapa Perempuan Pemasok Senjata untuk Aksi 22 Mei? Polisi Singgung Harga Jual dan Spesifikasinya

Pengakuan Istri Satu Calon Eksekutor 4 Tokoh Nasional: Desertir TNI Jadi Petugas Pengawalan

Inilah 6 Profil Pembunuh Bayaran dan Penyuplai Senjata untuk Habisi 4 Tokoh Nasional

Pembunuh Bayaran Incar 4 Tokoh Nasional, Polisi Bongkar Bukti: Walau Rakitan Efeknya Luar Biasa

TribunJakarta.com mencoba menelusuri jejak penangkapan IR di kawasan Jalan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin malam.

Istri IR, Angel (28), mengaku tak mengetahui sama sekali terkait kepemilikan senjata api ilegal oleh suaminya seperti yang dituduhkan polisi.

"Jangankan soal uang itu, soal kasusnya aja saya enggak tahu, polisi pas geledah rumah saya bilang mau cari senjata api, seluruh isi rumah sampai rumah orang tua saya ikut digeledah," kata Angel kepada TribunJakarta.com.

Saat menangkap suaminya pada Selasa (21/5/2019), Angel menyebut polisi menyita beberapa anak panah yang dijadikan pajangan di rumah mereka.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved