Kebakaran di Pinggir Laut Cilincing Diduga Akibat Pengelasan

Petugas sempat kesulitan memadamkan api lantaran titik api terpencil di bawah salah satu ban yang terbakar.

Kebakaran di Pinggir Laut Cilincing Diduga Akibat Pengelasan
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kebakaran terjadi di kawasan Belah Kapal, Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (28/5/2019) sore. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Kebakaran terjadi di kawasan Belah Kapal, Kali Baru Timur, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (28/5/2019) sore.

Api membakar sejumlah sampah kapal yang berada pada tanggul di tepi laut Cilincing.

Kepala Pleton Sektor 1 Cilincing Sudin Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Jakarta Utara, Dede Budi menuturkan, kebakaran terjadi lantaran adanya aktivitas pengelasan di dekat tanggul tersebut.

"Terjadinya sekitar jam 15.00 WIB, awal api itu dari pengelasan. Jadi pengelasan besi-besi bekas, kena ban terus membesar dan warga telepon ke pemadam kebakaran," kata Dede.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari tiga unit pompa dan satu unit pendukung dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar.

Kebakaran terjadi di kawasan Belah Kapal, Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (28/5/2019) sore.
Kebakaran terjadi di kawasan Belah Kapal, Kalibaru Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (28/5/2019) sore. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Petugas sempat kesulitan memadamkan api lantaran titik api terpencil di bawah salah satu ban yang terbakar.

"Kami butuh tipol, busa. Karena kalo pake air membesar susah dipadamkan kembali," kata Dede.

Dede menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran ini.

Namun, sisa-sisa material kapal seperti ban dan styrofoam yang digunakan untuk sandaran kapal hangus dilalap si jago merah.

"Ini yang kebakar ban dan styrofoam menurut keterangan Pak RTnya. Jadi ditaruh di situ agar sandaran kapal ini tidak terbentur di pinggir dermaga ini," ujarnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved