Menjelang Puncak Arus Mudik, Anies Intruksikan Kantor Pemerintahan Jadi Tempat Penitipan Kendaraan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengintruksikan para wali kota untuk memberikan sejumlah pengamanan di tiap-tiap wilayah

Menjelang Puncak Arus Mudik, Anies Intruksikan Kantor Pemerintahan Jadi Tempat Penitipan Kendaraan
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Senin (27/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengintruksikan para wali kota untuk memberikan sejumlah pengamanan di tiap-tiap wilayah menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1440 Hijriah.

Salah satunya dengan menyediakan lahan di tiap-tiap kantor pemerintahan tingkat wilayah sebagai tempat penitipan kendaraan bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

"Tadi kita baru rapim dengan Pak Gubernur, memang ada petunjuk soal pengamanan yang akan kita lakukan," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Selasa (28/5/2019).

Anies, mengintruksikan kepada tiap-tiap wali kota agar memperbolehkan masyarakat untuk menitipkan kendaraannya di kantor camat, dan kantor kelurahan.

Dianggap Tak Ingat Umur Karena Idolakan BTS, Luna Maya : Cara Supaya Awet Muda

Loyal Kepada Pemerintah, 242 PJLP Jakarta Utara Dihadiahi 5 Kg Beras

Jelang Lebaran, Manusia Gerobak Marak di Kawasan Kemang

Hal ini untuk memastikan kendaraan-kendaraan tersebut tetap aman meski ditinggal mudik berhari-hari. Marullah pun mengaku akan mengkoordinasikan intruksi tersebut ke pejabat wilayah terkait.

"Kita upayakan juga dengan kantor wali kota. Sekarang kita sedang koordinasikan. Dari tahun kemarin, ini sudah diberlakukan dan itu efektif. Jadi nanti akan kita sampaikan (kordinasi)," kata dia.

"Perintahnya sudah ada tapi saya minta waktu satu hari ini. Karena besok saya akan koordinasikan dilingkup saya," ungkapnya.

Untuk diketahui, selain mengintruksikan kantor-kantor pemerintahan di tingkat wilayah agar menerima penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakatnya yang hendak mudik, Pemprov DKI Jakarta juga telah memberikan sejumlah imbauan terkait keberangkatan masyarakat ke kampung halaman.

Mulai dari komunikasi antar sesama masyarakat, teknis persiapan mudik, hingga beberapa peringatan terkait dengan pengamanan arus listrik di rumah-rumah saat ditinggal mudik.

"Masyarakat diimbau untuk komunikasi dengan sesama tetangga, setiap mau pulang ke kampung dititipkan dulu rumahnya atau infokan bahwa dia mau pulang. Lalu pastikan segala sesuatu yang dia tinggal itu aman dan terkendali. Misalnya pintu sudah dikunci, listrik-listrik diamankan, kompornya, setrikaan, alat-alat elektronik, semuanya sudah aman, itu standarnya," pungas Marullah.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved