Ramadan 2019

Operasi Ketupat Jaya, Polres Metro Bekasi Kota Siapkan 10 Pos Pengamanan

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, operasi ketupat akan mulai berlangsung H-7 lebaran sampai dengan H+7 lebaran.

Operasi Ketupat Jaya, Polres Metro Bekasi Kota Siapkan 10 Pos Pengamanan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota siapkan 10 pos pengamanan (Pospam) dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2019, dibeberapa titik rawan kepadatan kendaraan serta jalur arus mudik di Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, operasi ketupat akan mulai berlangsung H-7 lebaran sampai dengan H+7 Lebaran.

"Pada tahun ini ada sedikit perubahan, kalau tahun lalu kita ada 15 pospam sekarang kita maksimalkan menajadi 10 pospam saja agar lebih efektif," kata Indarto.

Sebanyak 800 personel kepolisian ditambah personel gabungan siap mengawal pelaksaan operasi ketupat tahun ini. Seluruhnya akan diterjunkan untuk mengawal arus mudik lebaran yang melintas di Kota Bekasi.

160 Ribu Pasukan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran 2019

"Total ada 800 untuk polisi, ditambah sama kawan-kawan Pol PP, Dishub, dan pramuka serta mitra kamtibmas," ungkap Indarto.

Titik pospam yang menjadi fokus pihak kepolisian berada di sepanjang jalur mudik rerutama di Jalan KH Noer Ali Kalimalang hingga ke Bulak Kapal perbatasan Kabupaten Bekasi.

"Jadi pos-pos yang kemarin fungsinya kurang signifikan dan statusnya jadi pos pantau saja, pospam-nya hanya 10 dan itu ditempatkan di jalur mudik plus terminal dan stasiun," jelas dia.

Adapun titik pospam berada di, Pospam Sumber Arta Bintara, pospam simpang Galaxy, simpang BCP, pospam Jalan Chairil Anwar, Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, Stasiun Kranji, Pospam Harapan Indah, Pospam Bulak Kapal, Pospam Bantar Gebang.

"Sekarang setiap pos akan banyak satu kali main bisa sampai 15 orang.
Jadi ini kita fokuskan agar anggota tidak terpencar dan terpencil-pencil kalau banyak kita lebih aman dan anggota saling menjaga," ujarnya.

Untuk rekayasa lalu lintas, pihaknya akan mengikuti situasi kepadatan kendaraan, namun dari hasil keputusan rapat kordinasi dengan korlantas, imbas rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di ruas tol Jakarta Cikampek tidak akan berpengaruh banyak dengan kondisi lalu lintas di arteri Kota Bekasi.

"Kalau kemarin dari pusat one way di tol tidak sampai ke Bekasi, ini ada untungnya, sehingga kendaraan tidak menumpuk di arteri. Tahun lalu ditutupnya sampai Bekasi kota itu sampai berimbas dan menumpuk di arteri.
Sekarang insya allah tidak berpengaruh. Tapi untuk titik rawan macet tentu di jalur kalimalang sampai bulak kapal," jelas dia.

Foto : Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto.
Attachments area

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved