Polri Periksa 17 Saksi Terkait Penembakan di Mako Brimob Purwokerto

Dedi menuturkan belum dapat memastikan jenis senjata api apa yang digunakan pelaku dan pelurunya menyerempet kepala seorang anggota Brimob.

Polri Periksa 17 Saksi Terkait Penembakan di Mako Brimob Purwokerto
YouTube Kompas TV
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers, di Jakarta, pada Jumat (24/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Polda Jawa Tengah terus berupaya mengusut kasus penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Mako Brimob Kompi 3 Batalyon B Watumas, Purwokerto pada Sabtu (26/5/2019) dini hari.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hingga kini sudah ada 17 saksi yang diperiksa guna mengusut kasus penembakan yang diduga dilakukan dari dalam mobil.

"Sudah diminta keterangan lebih dari 17 saksi. Puslabfor dan Inafis sudah akan menguji uji balistik penemuan proyektil-proyektil yang ditemukan," kata Dedi di RS Polri Kramat Jati, Senin (27/5/2019).

Dedi menuturkan belum dapat memastikan jenis senjata api apa yang digunakan pelaku dan pelurunya menyerempet kepala seorang anggota Brimob.

Pun hasil pemeriksaan sementara tak mendapati adanya kaitan antara aksi penembakan dengan kerusuhan di wilayah DKI, dia menyebut Polri tetap menyelidiki kemungkinan itu.

Kondisi penjagaan terkini di markas Brimob Watumas Purwokerto, selepas penembakan oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (25/5/2019).
Kondisi penjagaan terkini di markas Brimob Watumas Purwokerto, selepas penembakan oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (25/5/2019). (TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati)

"Belum mengarah ke sana (kerusuhan Jakarta), nanti akan didalami," ujarnya.

Sejak Sabtu kemarin, Bripka Imam Santoso yang harus mendapat sejumlah luka jahit di kepala akibat terserempet peluru kondisinya sudah dinyatakan membaik.

VIDEO Jelang Arus Mudik, Aktivitas di Stasiun Pasar Senen Mulai Meningkat

Polwan yang Ditangkap Polda Jatim Bukan Terpapar Radikalisme, Polda Maluku Utara Angkat Bicara

GoPro Ajak Vlogger Maksimalkan Konten dengan Koleksi Barunya GoPro Hero 7 Black

Humas Rumah Sakit Tentara Wijayakusuma Purwokerto, Sayanto​ mengatakan Imam tiba di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekira pukul 02.30 WIB dalam keadaan sadar diantar rekannya.

"Luka bagian kepala bagian atas, ubun-ubunnya, ada luka gores. Tindakan yang yang dilakukan tim medis adalah melakukan penanganan pertama, kemudian menjahit luka pada bagian kepala. Hanya beberapa jahitan, tidak banyak," tutur Sayanto.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved