Breaking News:

AMPG Nilai Pencapaian Golkar di Pileg 2019 Bukan Sebuah Prestasi

Wakil Ketua Umum PP AMPG, Abdul Aziz menilai bahwa pencapaian Partai Golkar saat ini sangat mengecewakan.

Istimewa
Wakil Ketua Umum PP AMPG, Abdul Aziz 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Partai Golkar memperoleh 85 kursi DPR RI dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Jumlah tersebut dianggap tak memenuhi target 110 kursi yang telah dijanjikan oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Akibat tidak tercapainya target perolehan kursi tersebut, dorongan mempercepat musyawarah nasional (Munas) pun mencuat.

Wakil Ketua Umum PP AMPG, Abdul Aziz menilai bahwa pencapaian Partai Golkar saat ini sangat mengecewakan.

“Golkar kehilangan 6 kursi di DPR RI, dan kehilangan 1,2 juta pemilih, jadi kalau ada yang mengemas kepemimpinan Ketum Airlangga seolah olah seperti sebuah prestasi besar dalam dialektika politik saat ini, itu hanyalah sebuah kebohongan yang manis," kata Abdul Aziz dalam keterangannya, Rabu (29/5/2019).

“Saya mendapatkan laporan dari para Ketua PD AMPG di daerah bahwa peran DPP pada pileg lalu dirasakan sangat minim dan nyaris tidak ada, maka dalam pandangan kami pencapaian Partai Golkar saat ini murni karena peran mandiri dari Caleg-caleg Golkar yang memang sudah teruji di daerahnya masing-masing," tuturnya.

Sekilas Profil 4 Jenderal Target Pembunuhan, Kesaksian Lengkap dari Orang Dekat Jokowi

Sebagai kader, kata Abdul Aziz, ia sangat prihatin melihat lingkaran elite partai Golkar malah sibuk mengemas kekalahan ini dengan sanjungan sanjungan yang palsu. Karena menurut pihaknya untuk pencapaian seperti ini Golkar hanya perlu menjalankan program Auto pilot, sama sekali bukan sebuah prestasi besar seperti yang digembar-gemborkan.

“kalau elite elite Golkar lain kan sekarang sebagian masih wait and see, yang jelas selama ini Golkar sangat fair dalam memberikan evaluasi terhadap pimpinan, kalau dinilai gagal ya pasti kita dorong agar Ketum Airlangga diganti dalam Munas nanti," tegasnya.

Menurut Abdul Aziz, dorongan percepatan Munas untuk evaluasi menyeluruh bagi partai Golkar mutlak harus dilakukan demi kejayaan Partai.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved