Breaking News:

Lebaran 2019

Tegas Larang Warga Nyalakan Petasan Saat Malam Lebaran, Polisi: Jika Melanggar Akan Kami Tindak

Ia pun menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang masih nekat menyalakan petasan saat malam lebaran.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Warga menyalakan petasan dan kembang api ditengah Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (14/6/2018). Meski sudah dilarang untuk melakukan takbiran keliling dan dianjurkan melakukan takbiran di masjid, sejumlah warga tetap melakukan sambil menyalakan kembang api serta petasan untuk menyambut Idul Fitri 1439 H. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pihaknya melarang keras masyarakat memainkan petasan saat malam Lebaran.

Hal ini dilakukan demi menjaga situasi dan kondisi kemanan masyarakat di wilayah Jakarta Pusat tetap kondusif.

Tak hanya itu, Deddy menyebut, petasan juga sangat berbahaya bagi masyarakat luas

"Prinsipnya petasan tidak diperbolehlan, kecuali kembang api ya karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang disekitarnya," ucapnya, Rabu (29/5/2019).

Ia pun menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat yang masih nekat menyalakan petasan saat malam Lebaran.

4.871 Petugas Gabungan Siaga Amankan Jakarta Pusat Saat Lebaran

"Kami akan lakukan penindakan berupa penangkapan terhadap orang yang bersangkutan karena jelas petasan dilarang," ujarnya di Mapolres Metro Jakpus, Jakarta Pusat.

"Petasan enggak boleh, kalau kembang api diperbolehkan," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Ketupat Jaya 2019 selama 13 hari, mulai 29 Mei sampai 10 Juni 2019 mendatang.

Selama rentang waktu tersebut, sebanyak 4.871 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP akan dikerahkan untuk mengamankan wilayah Jakarta Pusat saat perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved