Cerita Isak, Sang 'Dokter Berjalan' Bawa Tas Berisi Sejumlah Alat Tes Kesehatan

Tas itu berisikan alat-alat kedokteran seperti pengukur tensi darah dan gula darah, serta kolesterol.

Cerita Isak, Sang 'Dokter Berjalan' Bawa Tas Berisi Sejumlah Alat Tes Kesehatan
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Isak (54), seorang tukang tensi keliling saat ditemui di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Duduk di tengah-tengah para pedagang di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Isak (54) tampak memegangi tas berwarna hitam miliknya.

Tas itu berisikan alat-alat kedokteran seperti pengukur tensi darah dan gula darah, serta kolesterol.

Namun, Isak bukanlah seorang dokter. Ia hanya tukang tensi darah keliling.

"Saya sudah dari 1986 keliling begini," kata Isak saat ditemui TribunJakarta.com, Kamis (30/5/2019).

Bagi Isak, kalau cuma memeriksa tensi darah, gula, dan kolesterol seseorang tidak perlu menjadi dokter.

Sebab, ia mengaku hanya butuh waktu satu hari untuk mempelajarinya.

"Nggak perlu sekolah kedokteran juga. Asal tahu gunakan alatnya, belajar sehari langsung bisa," ujarnya.

Isak mendapatkan semua alat-alatnya di beberapa toko di kawasan Melawai, Blok M. Harganya mulai dari Rp 300-600 ribu.

Dalam sehari, Isak biasanya bisa menerima hingga 20 "pasien" untuk mengukur tensi darah, serta lima sampai 10 orang yang mengecek gula darah dan kolesterol.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved