Lebaran 2019

Polisi Desak Penyelesaian Pelebaran Tol Cikande Saat Arus Mudik di Tangerang

Pada jalur tersebut terjadi penyempitan sebab, pihak pengelola memasang pembatas pada ruas jalan karena terdapat proses pelebaran lajur.

Polisi Desak Penyelesaian Pelebaran Tol Cikande Saat Arus Mudik di Tangerang
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Mobil terjebak macet tol Jakarta-Merak di Balaraja Timur, Serang, Banten, akibat banjir luapan Sungai Ciujung yang merendam tol di kilometer 57, Kamis (10/1/2013). Akibat banjir ini akses tol Jakarta-Merak putus dan ratusan rumah warga terendam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Menjadi jalur mudik arah Sumatera dan Jawa bagian Tengah dan Timur membuat Polresta Tangerang mendesak perpecapatan penyelesaian tol di kawasan Kabupaten Tangerang.

Wakapolresta Tangerang, AKBP Komarudin pun meminta PT. Marga Mandalasakti selaku operator Tol Tangerang-Merak untuk segera menyelesaikan pelebaran jalur yang saat ini masih berlangsung.

Proyek tersebut kata Komarudin yakni pelebaran jalur di Tol Cikande.

"Karena ini rentan sekali akan menganggu kelancaran arus lalu lintas bagi pengendara yang akan menuju daerah Sumatera," ujar Komarudin di GSG Pemkab Tangerang, Kamis (30/5/2019).

Pada jalur tersebut terjadi penyempitan sebab, pihak pengelola memasang pembatas pada ruas jalan karena terdapat proses pelebaran lajur.

Sehingga, yang tadinya terdapat empat lajur saat ini hanya terdapat dua lajur.

Pimpinan KPK Kompak Tidak Minat Jadi Komisioner Lembaga Antirasuah Periode Mendatang, Ini Alasannya

"Pekerjaan yang belum selesai akan kita minta ditutup dan diberi celah jangan sampai ada penyempitan, karena selama ini barikade yang dipasang itu menimbulkan penyempitan. Sehingga, sedikit buat sumbatan, ini yang kita antisipasi. Dan dari pihak pengelola pun sudah meyakini, saat ini tinggal proses finishing saja," ujar Komarudin.

Tak hanya itu, pihak kepolisian pun mengimbau agar, para pemudik tidak melakukan perjalanan malam hari, karena akan beresiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Hal itu mengingat, kondisi dari tubuh pada malam hari yang seharusnya digunakan untuk beristirahat.

"Kita juga imbau budaya perjalanan mudik malam dapat bergeser dengan melakukan perjalanan siang. Jangan paksakan kondisi badan untuk melakukan perjalanan malam, karena akan beresiko tinggi," ungkapnya.

Pemudik juga diminta untuk mengutamakan keselamatan, bila sudah merasa kelelahan disarankan beristirahat di setiap pos mudik atau pelayanan yang ada di sepanjang ruas Tangerang hingga Cikande.

"Ada pos pelayanan juga untuk istirahat, kita harapkan mudik tahun ini berjalan dengan aman dan lancar," kata Komarudin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved