Liga 1 2019

Lakukan Tackle Horor ke Pemain PSIS Semarang, PSSI Kecam Aksi Elisa Basna  

Tisha mengakui tensi pertandingan Liga 1 2019 di awal pekan bergulir memang sudah berjalan tinggi. 

Lakukan Tackle Horor ke Pemain PSIS Semarang, PSSI Kecam Aksi Elisa Basna  
TribunJatim.com
Elisa Basna 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Pemain bertahan Persebaya Surabaya, Elisa Basna melakukan aksi tackle berbahaya kepada pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu di pertandingan pekan ketiga Liga 1 2019

Aksi tackle Elisa Basna bermula pada saat kedua pemain itu tengah mengejar bola dan Fredyan Wahyu berhasil mendapatkan bola lebih dahulu.

Namun, Basna yang terlambat mendapatkan bola langsung mengarahkan kakinya ke bagian perut Fredyan Wahyu. 

Alhasil, pemain yang juga anggota Timnas Indonesia U-23 itu harus terkapar di lapangan akibat tackle brutal Elisa Basna. 

Berbenturan dengan Uji Coba Timnas Indonesia, Pekan Keempat Liga 1 2019 Terancam Ditunda

Tackle brutal yang dilakukan Elisa Basna di pertandingan kali ini hanya mendapatkan kartu kuning dari wasit Adung.

Aksi tackle brutal yang dilakukan pemain berusia 22 tahun itu banyak mendapatkan reaksi keras dari berbagai pihak, tak terkecuali Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria

Tisha mengakui tensi pertandingan Liga 1 2019 di awal pekan bergulir memang sudah berjalan tinggi. 

Wanita jebolan FIFA Master itu berharap kepada semua klub dan manajemen tim bisa mengedukasi para pemainnya agar bisa bersikap lebih prosesional dalam bermain di lapangan. 

"Yang pertama tak bisa dipungkiri bahwa tensi liga 1 tinggi. Sosialisai kami lakukan kepada tiga pihak. Tapi kami harus meminta tolong sama-sama, pemain, manajemen, juga harus turut mengedukasi hal ini," kata Tisha saat ditemui awak media, Jumat (31/5/2019).

Akibat adanya kejadian ini, PSSI berencana melakukan evaluasi kinerja wasit yang memimpin pertandingan Liga 1 2019

"PSSI komitmen mengevaluasi wasit. Dan nanti salah satunya bahasan kami kerja sama ke APPI, sosialisasi kepada pemain di area cedera, atau risiko, ini bukan soal pelanggaran, ini soal keselamatan," tutup Tisha.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved