Info Mudik 2019

Pemudik Membludak Tak Pengaruhi Penghasilan Porter Stasiun Gambir

Sejak H-10 lebaran atau 26 Mei lalu, jumlah pemudik di Stasiun Gambir terus mengalami peningkatan.

Pemudik Membludak Tak Pengaruhi Penghasilan Porter Stasiun Gambir
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah porter tampak bekerja membantu pemudik membawa barang bawaan mereka menuju kereta yang akan membawa mereka menuju kampung halaman dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejak H-10 lebaran atau 26 Mei lalu, jumlah pemudik di Stasiun Gambir terus mengalami peningkatan.

Tercatat sampai H-4 lebaran ini, sebanyak 132.339 pemudik telah berangkat meninggalkan ibukota Jakarta melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Meski demikian, membludaknya jumlah penumpang kereta api ini ternyata tidak berdampak bagi para porter di Stasiun Gambir.

Seperti yang disampaikan oleh Radi, pria yang telah 10 tahun bekerja sebagai porter di Stasiun Gambir ini mengatakan, penghasilan yang ia peroleh saat ini tak jauh berbeda dibanding hari-hari biasa.

Pasalnya, meski jumlah penumpang membludak, namun ia kini harus bersaing dengan rekan seprofesi yang berjumlah ratusan.

"Satu grup itu ada 200 porter, kalau musim lebaran gini biasanya semuanya sudah bekerja sejak pagi," ucapnya kepada TribunJakarta.com, Sabtu (1/6/2019).

"Jadi (penumpang kereta membludak) enggak ngaruh sama penghasilan kami," tambahnya.

Radi mengungkapkan, rata-rata dalam sehari ia bisa memperoleh keuntungan sekira Rp 150 ribu.

"Penghasilan enggak menentu, tapi rata-rata sekira Rp 150 ribu lah, hari biasa ataupun lebaran seperti sekarang ini sama saja sekitar itu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved