Ani Yudhoyono Meninggal

Isak Tangis Susilo Bambang Yudhoyono di Hadapan Pelayat : Ibu Sudah Tiada

Susilo Bambang Yudhoyono tak bisa tahan tangisnya dihadapan pelayat dan bilang ibu sudah tiada

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Kurniawati Hasjanah
instagram @rehanfebri
SBY Tak Bisa Tahan Tangisnya Di Hadapan Pelayat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - "Ibu sudah tiada," tangisnya pecah saat Susilo Bambang Yudhoyono berjalan meninggalkan pemakaman.

Kesedihan terlihat jelas di raut wajah Susilo Bambang Yudhoyono.

Sambil berjalan, pelayat mengucapkan bela sungkawa kepada Susilo Bambang Yudhoyono.

"Iya bapak yang sabar ya pak," ucap salah satu pelayat.

Agus Harimurti Yudhoyono sang anak berada di belakang SBY, berusaha menguatkan sang ayah untuk berjalan.

Pasca Dua Hari Kepergian Ani Yudhoyono, Anak dan Menantunya Posting Begini untuk Ungkapkan Rindu

Video tersebut kini tengah viral di media sosial instagram.

Berdurasi kurang lebih 20 detik, video tersebut berhasil mengunggah simpati warganet.

Pertama kali diunggah oleh akun instagram @rehanfebri, kini video tersebut telah ditonton lebih dari 240 ribu kali dan dua ribu lebih komentar.

Menurut Rehan Febri, kejadian tersebut berlangsung usai pemakaman Ani Yudhoyono.

Ketika itu, Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga akan meninggalkan pemakaman.

Hampir seluruh komentar pada video mengutarakan simpati dan tidak tega melihat Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahkan, tidak sedikit warganet langsung menangis ketika melihat video yang diunggah oleh @rehanfebri tersebut.

"Air mataku gabisa berhenti, sedih banget," tulis @nitanz_20

"Sedihnya Ya Allah yang sabar ya pak," sambung @saddiyah292

"Gak tega," tulis akun istragram @restuanditasari.

"Padahal udah berkali-kali nonton, tapi tetep nangis Ya Allah," sambung syrfhnb_

Susilo Bambang Yudhoyono atau kerap disapa SBY tampak sangat mencintai istrinya.

Hal itu dapat dilihat pada akun instagram miliknya dan keluarga yang sering mengunggah potret kebersamaan SBY dan Ani.

Bahkan Agung Laksono mantan Menteri Kesejahteraan era kepresidenan SBY menyebutkan, ia dan Ani Yudhoyono adalah pasangan panutan.

"Saya tidak pernah melihat Pak SBY sendiri, selalu ditemani Ibu Ani,"

"Bahkan ketika sedang berjalan, mereka selalu berdampingan," ujar Agung Laksono dilansir dari TribunJakarta.com.

Tak Tahu Sedang Diprank, Anang Hermansyah Pukul Aurel, Arsy Marah: Semua Anak Bunda Bukan Anak Ayah

Semenjak sang istri meninggal, banyak momen yang mengungkap sisi lain Susilo Bambang Yudhoyono.

Sisi lain tersebut menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang pada sang istri.

Warganet menilai Susilo Bambang Yudhoyono adalah sosok pria yang luar biasa mencintai sang istri.

Kisah cintanya sangat menginspirasi.

Bahkan banyak dari warganet menginginkan kisah cinta Susilo Bambang Yudhoyono dapat difilmkan seperti Habibi dan Ainun.

Awal kisah cinta hingga maut memisahkan

Kisah cinta SBY dan Ani juga tertuang dalam buku berjudul 'SBY, Sang Demokrat' yang dirilis tahun 2004.

Mengutip dari Kompas.com yang menceritakan sebagian isi buku, pertemuan pertama Ani dan SBY berlangsung saat mereka bertemu dalam acara yang sama.

Kala itu SBY yang duduk di tingkat empat Akabri ini sedang disibukkan dengan acara di Balai Taruna.

Dalam acara tersebut, SBY harus melapor kepada Sarwo Edhie Wibowo, sang Gubernur Akabri, untuk memberi sambutan peresmian balai.

Seperti yang diketahui, Sarwo Edhie Wibowo merupakan ayah Ani Yudhoyono.

Tak disangka, acara tersebut justru menjadi momen tak terlupakan bagi SBY dan Ani.

Ani kala itu sedang berlibur di Lembah Tidar.

Ani yang tinggal di Jakarta ini untuk pertama kalinya mengunjungi Magelang guna menemui orangtuanya yakni Sarwo Edhie Wibowo.

Jatuh cinta pada pandangan pertama, Ani langsung tertarik pada SBY muda.

Kharisma SBY semakin terlihat ketika mengenakan pakaian dinas taruna.

Kedewasaan SBY ternyata juga membuat Ani semakin jatuh cinta padanya.

"Kedua, saya melihat dia dewasa sekali," ujar Ani.

Bak gayung bersambut, SBY menanggapi positif ketertarikan Ani.

SBY pun ingin mengenal Ani lebih dekat.

"Itu saya kira jalan Tuhan," kata SBY.

Sejak pertemuan pertama, SBY dan Ani menjadi sering bertemu.

SBY juga kerap menyempatkan diri main ke rumah dinas Gubernur Akabri, pikirnya, "siapa tahu Ani lagi di Magelang."

Hingga akhirnya SBY dan Ani pun berpacaran.

Ani melihat SBY muda semakin matang dan tak pernah emosional.

Serius menjalani hubungan dengan Ani, SBY menceritakan kisah cintanya pada sang ayah, Soekotjo, di Pacitan.

Soekotjo pun kaget dan menilai SBY salah dalam memilih kekasih.

Ayah SBY beranggapan kalau putra tunggalnya ini begitu berani menggoda putri jenderal.

"Apakah tidak jomplang statusmu dengan anak gubernur yang pangkatnya mayor jenderal?" tanyanya kepada SBY.

Seolah begitu percaya diri dan tak berkecil hati, SBY berusaha untuk meyakinkan orangtuanya.

Kekhawatiran ayah SBY pun mulai melunak.

Hal ini lantaran kala itu calon besannya, Sarwo Edhie Wibowo, tak mempersoalkan status calon besannya yang memiliki pangkat jauh di bawahnya.

Kemungkinan kepribadian SBY yang baik, santun, dan senang bergaul ini membuat ayah Ani luluh.

SBY dan Ani pun akhirnya bertunangan pada bulan Februari 1974.

Ani dan SBY sempat menjalani hubungan jarak jauh karena saat itu ibu dua anak ini kuliah tingkat tiga Fakultas Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

Ani juga menyebut kalau ibunya justru yang lebih dulu menyukai sosok SBY hingga memberikan restunya.

"Ibu saya lebih dulu kenal dia, tanpa sepengetahuan saya. Ibu jatuh sayang kepada dia mungkin karena perilakunya yang santun," ujar Ani Yudhoyono.

Pertunangan Ani dan SBY dilakukan lantaran Ani harus ikut ayahnya bertugas menjadi Duta Besar RI untuk Korea Selatan.

30 Juli 1976, pasangan yang dipisahkan maut ini akhirnya menikah setelah SBY pulang dari Amerika Serikat.

Kini 43 tahun sudah SBY dan Ani menjalin rumah tangga.

Kehidupan mereka pun jauh dari gosip miring.

SBY dan Ani juga selalu terlihat romantis menjalani hari berdua.

Namun kini Ani Yudhoyono telah berpulang setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya.

Sebelum Ani dimandikan dan dimasukkan dalam peti jenazah, SBY ingin memberikan kecupan terakhirnya untuk sang istri.

(TribunJakarta.com/TribunStyle.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved