Kagumi Sosoknya, Warga Yogyakarta Ini Sempatkan Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

Ratna Haryadi (62), adalah warga Yogyakarta yang mengagumi almarhum Ani Yudhoyono

Kagumi Sosoknya, Warga Yogyakarta Ini Sempatkan Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Ratna Haryadi (62), adalah warga Yogyakarta yang datang ke makam Ani Yudhoyono, di TMP Kalibata Blok M 129, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIBATA - Ratna Haryadi (62), adalah warga Yogyakarta yang mengagumi almarhum Ani Yudhoyono.

Ratna, sapannya, menyebut sengaja datang ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan yang sebagai lokasi peristirahatan terakhir dari istri Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya dari Yogyakarta sama keluarga, kami ada acara berziarah di sini untuk ke makam saudara, dan sengaja datang untuk sekalian berziarah ke makam ibu Ani," kata Ratna, di area TMP Kalibata Blok M 129, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Ratna melanjutkan, dirinya merasa terpukul saat mendengar kabar ihwal istri dari Presiden ke-6 RI itu telah mengembuskan napas terakhir.

"Sedih sekali, karena dia kan orangnya juga aktif saat menjadi ibu negara. Jadi ya kita kehilangan. Malah yang keponakan-keponakan saya ini pada menangis semua," kata Ratna.

Sebabnya, Ratna dan keluarganya sangat mengagumi sosok dari mertua Anissa Pohan tersebut.

Pertama Kali, Kepulauan Seribu Berangkatkan 250 Peserta Mudik Gratis

Pasca Dua Hari Kepergian Ani Yudhoyono, Anak dan Menantunya Posting Begini untuk Ungkapkan Rindu

Jelang Lebaran, Penjual Beduk Musiman Padati Kawasan Tanah Abang

"Kita sangat mengagumi, ide-ide dan kekuatan bu Ani waktu dalam melawan penyakitnya. Karena saya dulu pernah kena kanker juga. Jadi tahu bagaimana rasa beratnya untuk melawan penyakit itu. Cuma saya waktu melihat bu Ani keluar menghirup udara itu sepertinya pertama kali, seperti pada perjalanan terakhir, berpisah dengan keluarga, itu yang bikin kita terharu. Dan ternyata dia diberi kesempatan untuk keluar sama suaminya meski hanya dua jam. Tapi dua jam yang akan dikenang sama suami dan keluarganya," jelas Ratna.

"Ibu Ani selalu semangat, ceria, dan ke mana-mana tuh sepertinya tidak punya capek, di mana pun, dia mendampingi suaminya," sambung Ratna

Ratna pun menyematkan doa terbaik untuk almarhum beserta keluarga yang telah ditinggalkan.

"Mudah-mudahan bu Ani dosa-dosanya diberi ampunan dan diberi maaf. Semoga diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran, dan tawakal," doa Ratna.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved