Kenal Wajah Pelaku, Pengurus Musala Nurul Amal Tunggu Itikad Baik Pembobol Kotak Amal

Lantaran ada warga yang mengaku mengenali wajah pelaku, pengurus Musala Nurul Amal menunggu itikad baik pemuda yang menggondol uang Rp 1,2 juta itu

Kenal Wajah Pelaku, Pengurus Musala Nurul Amal Tunggu Itikad Baik Pembobol Kotak Amal
TribunJakarta/Bima Putra
Rekaman CCTV saat garong pembobol kotak amal beraksi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Meski garong pembobol dua kotak amal Musala Nurul Amal di RT 01/RW 09 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara pada Sabtu (1/6/2019), pengurus musala belum melapor ke polisi.

Pengurus Musala Nurul Amal, Agus (23) mengatakan pihaknya belum berniat melapor ke Polsek Jatinegara karena ada warga RT 01 yang mengaku mengenali wajah pelaku.

"Kita mau musyawarah dulu, katanya ada sebagian orang yang mengenali wajah pelaku. Jadi kita menunggu dulu apa benar ada yang mengenal pelaku atau tidak," kata Agus di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/6/2019).

Lantaran ada warga yang mengaku mengenali wajah pelaku, pengurus Musala Nurul Amal menunggu itikad baik pemuda yang menggondol uang sekitar Rp 1.2 juta.

Namun dia belum dapat memastikan berapa lama pengurus Musala Nurul Amal berniat menunggu permohonan maaf pelaku yang bermodus sebagai makmum Salat Zuhur.

"Kita memang punya bukti kuat untuk melapor ke polisi, tapi kita menunggu itikad baik pelaku. Apa dia mau datang dan meminta maaf atau tidak," ujarnya.

Selain pertimbangan adanya warga yang mengenal, merujuk dua rekaman CCTV di lantai dua Agus menyebut pelaku sadar wajahnya tersorot CCTV.

Persiapan Timnas Matang, Simon McMenemy Sudah Tidak Sabar Hadapi Yordania dan Vanuatu

Nyamar Jadi Petugas SPBU Bagi-bagi Bensin Gratis & Uang, Baim Wong Bikin Konsumen Curiga: Kok Aneh?

Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Tol Cijago Seksi II Dioperasikan

Namun dia mengaku heran karena meski sadar tersorot CCTV, pelaku yang diduga membobol gembok kotak amal menggunakan kawat itu tetap nekat beraksi.

"Sebelum ngambil duit kan dia pura-pura Salat Zuhur, nah di situ pelaku sadar kalau ada CCTV. Makannya sekarang kita menunggu ada itikad baik atau enggak dari pelaku," tuturnya.

Aksi pembobolan kotak amal di Musala Nurul Amal sendiri bukan pertama kalinya terjadi, dalam waktu satu tahun sudah terjadi tiga kali terjadi.

Selain pembobolan kotak amal, vacum cleaner yang terletak di lantai dua seperti kotak amal pernah digondol garong di siang bolong.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved