Menarik Perhatian, Petugas Dishub di Terminal Kampung Rambutan Ini Kerap Dimintai Selfie

Alvigan Muhammad Pratomo (24), petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Terminal Kampung Rambutan ini kerap diajak foto selfie oleh penumpang.

Menarik Perhatian, Petugas Dishub di Terminal Kampung Rambutan Ini Kerap Dimintai Selfie
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Terminal Kampung Rambutan, Alvigan Muhammad Pratomo 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Alvigan Muhammad Pratomo (24), petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Terminal Kampung Rambutan ini kerap diajak foto selfie oleh penumpang.

Pria berkulit putih ini sudah dua tahun bergabung bersama Dishub dan ditugaskan di Terminal Kampung Rambutan.

Tubuh proposional dengan kulit putih mulus, rupanya membuat beberapa penumpang bus di Terminal Kampung Rambutan kerap kali mengajaknya swafoto.

Bukan hanya sekadar swafoto, kadang kala ia menceritakan sampai di rangkul saat berfoto bersama para wanita yang di dominasi kaum Ibu.

"Awal masuk Dishub itu tahun 2017 saya ikut PJLP, kemudian ditempakan di sini sampai sekarang. Dari awal masuk memang sudah sering diajak foto sama emak-emak itu. Mereka bilang mas boleh minta foto enggak? Mas bening banget sih, putih banget sih kulitnya dan lain sebagainya. Sampai arus mudik Lebaran 2019 saja masih suka ada yang ajak foto," ungkapnya pada TribunJakarta.com, Senin (3/6/2019).

Ungkap Pengalaman Makan Bareng Ani Yudhoyono di Hadapan Kabah, Nasaruddin Umar: Bersyukur Luar Biasa

Tertangkap Polisi, Alasan Fitriadin Sebar Hoaks Penyerangan Masjid di Petamburan Saat Rusuh 22 Mei

FK3I Jabar Soroti Macan Kumbang yang Masuk ke Permukiman Warga di Subang

Menurutnya, dalam sehari selalu saja ada para wanita yang mengajaknya berfoto.

Hal itu terkadang membuat dirinya berpikir ulang tentang apa yang dikatakan para wanita tersebut.

"Jadi enggak semuanya Ibu-Ibu, ada juga yang anak muda. Saya sampai mikir apa iya saya ganteng seperti yang mereka bilang. Saya merasanya biasa saja soalnya. Kalau dibilang putih, justru masih putihan dulu. Yang anehnya sampai ditanya rahasia saya apa punya muka bersih begini," sambungnya seraya tertawa.

Pujian dari orang lain, tidak pernah membuat anak pertama dari dua bersaudara ini lupa untuk merendah.

Baginya, fisik tubuh yang diberikan adalah suatu anugrah dari Tuhan YME. Dirinya mengatakan tidak berhak sombong atas apa yang terjadi saat ini.

"Kalau saya sih tetap merendah saja. Sayanya suka membantu mereka. Makanya kalau ada yang ajal foto itu saya selalu mau saja. Enggak boleh sombong jadi manusia, saya tanamkan sama diri saya sendiri harus merendah. Kan tiap orang punya kelebihan dan kekurangan," ucapnya.

Tak hanya itu, lelaki yang akrab disapa Alvigan ini juga menceritakan dirinya kerap kali tidak bisa pulang kampung karena tugasnya.

Padahal dirinya rindu sekali dengan sanak saudaranya yang sebagian besar bermukim di Bangka Belitung.

"Saya bahagia bisa bantu orang. Tapi kadang sedih juga sih karena tiap momen lebaran enggak bisa mudik karena tugas. Tapi dinikmati sajalah. Yang penting kitanya enjoy untuk saling membantu," tutupnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved