Breaking News:

585 Personel Gabungan Jaga Malam Takbiran di Kota Bekasi, Polisi Ingatkan Potensi Terorisme

Masing-masing anggota harus saling melindungi dan mengawasi meski dalam posisi misalnya mengatur lalu lintas.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebanyak 585 personel gabungan dari Kepolisian, TNI, Dishub, Pol PP disiagakan selama untuk menjaga perayaan malam takbiran serta pelaksaan salat idul fitri di Kota Bekasi.

Apel digelar di halaman Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (4/6/2019). 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto memipin langsung jalannya apel, dia mengatakan, 585 personel ini nantinya akan disebar di titik-titik jalur protokol dan titik perbatasan di Kota Bekasi. 

"585 yang ada di sini bukan hanya menjaga orang takbiran, tetapi juga mengatut lalu lintas dan memastikan perayaan malam takbiran lancar tertib dan tidak ada masalah," kata Indarto.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada personel yang bertugas untuk mejalankan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan.

Hal ini diingatkan menyusul adanya aksi psrcobaan bom bunuh diri di Pospam Kartasura Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6/2019) malam. 

"Kita selalu antisipasi kerawanan tersebut terjadi di kita, Saya sering ingatkan kita sudah ada SOP nya jadi kalau ditanya apa pencegahan ya tidak ada tinggal ingatkan lagi SOP jalankan.
SOP yang kita jalankan pada saat pam itu sudah antisipatif," kata Indarto.

"Misalnya untuk Pam (pengamanan) Mako ada parimeter bersenjata itu sudah ada SOP-nya. Jadi pencegahannya ya jalankan SOP dengan benar isnya Allah akan aman," lanjut dia. 

Dia menjelaskan, untuk SOP penjagaan yang diterapkan contohnya, setiap personel harus menjalankan skema perlindungan diri atau body protector. Masing-masing anggota harus saling melindungi dan mengawasi meski dalam posisi misalnya mengatur lalu lintas.

"Misal satu regu ada 10 personel, minimal 2 personel itu ditugaskan untuk mengawasi rekannya yang sedang mengatur lalu lintas, dengan begitu setiap personel akan saling menjaga tidak ada yang lengah," jelas dia. 

Dia juga menghimbau warga yang hendak merayakan malam tahun takbiran dapat menjaga ketertiban umum. 

"Kita prinsipnya boleh dan mendukung takbiran tapi yang aman seperti takbiran di masjid, enggak mau di masjid paling tidak di jalan kecil-kecil di perkampungan yang tidak terlalu menggangu ketertiban umum," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved