Banyak Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Polisi Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Pencurian

Menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, banyak warga Jakarta yang memilih mudik ke kampung halaman mereka

Banyak Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Polisi Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Pencurian
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian tengah melakukan pemeriksaan sejumlah pasukan yang disiapkan untuk mengamankan jalannya malam takbir, Selasa (4/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, banyak warga Jakarta yang memilih mudik ke kampung halaman mereka.

Mereka pun terpaksa meninggalkan rumahnya di Jakarta dalam keadaan kosong dalam kurun waktu tak sebentar.

Untuk mengamankan rumah kosong tersebut, pihak kepolisian telah melakukan pemetaan tirik rawan pencurian.

Hal ini diungkapkan oleh Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian seusai pelaksanaan apel gelar pasukan di lapangan silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Hindari Bentrok Saat Malam Takbir, Polisi Lakukan Pola Penyekatan di Jakarta Pusat

Sepakat dengan Ucapan Hotman Paris Soal Nagita Slavina, Raffi Ahmad: Kitanya Aja Gak Tahu Diri

700 Warga Kramat Jati Bakal Gelar Takbir Keliling

"Jajaran Polres dan Polsek sudah melakukan pemetaan titik kerawanan pencurian dan kami sudah melakukan pemantauan," ucapnya, Selasa (4/6/2019).

Tak hanya itu, Arie menyebut, pihaknya juga rutin melaksanakan patroli keliling dan pengamanan statis guna memastikan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya itu tetap aman.

"Kami juga telah berkolaborasi, bekerjasama dengan masyarakat dan tiga pilar untuk menjaga keamanan di wilayah masing-masing," ujarnya kepada awak media.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 5.000 personel kepolisian disiagakan untuk menjaga jalannya malam takbir di wilayah Jakarta Pusat.

Ribuan personel itu akan disebar disejumlah titik guna memastikan pelaksanaan malam takbir berlangsung dengan aman dan tenteram.

"Ini kegiatan operasi kemanusiaan, jadi anggota akan melakukan kegiatan secara persuasif. Mudah-mudahan kegiatan malam takbiran ini bisa berjalan aman, nyaman, dan tertib," kata Arie.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved