Lebaran 2019
Baru Sempat Pulang Kampung, Risa Khawatir Tak Bisa Salat Ied di Madura
"Ini tiket Rp 590 ribu, biasanya Rp 250 ribu mungkin karena lebaran jadi naik," kata dia menambahkan
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Jejeran bus masih tampak berbaris rapi di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (3/6/2019).
Sejumlah bus menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga Madura pun masih menunggu penumpangnya.
Suara klakson pun masih terdengar dari berbagai penjuru terminal itu.
Penumpang di terminal tersebut memang tidak seramai hari kemarin.
Namun, tepian trotoar di sekitaranya masih tampak menjadi area favorit sejumlah penumpang menunggu kedatangan busnya.
Satu diantaranya Risa (20), buruh pabrik ini sedang duduk menunggu bus yang akan mengantarnya ke Madura.
Diceritakannya, sejak sabtu lalu sebenarnya ia sudah mendapat libur.
Namun, kesempatan untuk pulang baru didapatnya hari ini.
"Libur sudah sejak Sabtu, tapi memang baru sempat pulang hari ini," kata dia.
Diperkirakannya, bus akan bisa sampai di Madura besok. Akan tetapi dia tetap merasa khawatir tidak bisa salat Ied di kampung halamannya.
"Kayaknya sih besok sampai, cuma enggak tahu juga namanya di jalan, Mudah-mudahan bisa salat ied di kampung," ucapnya.
Agar bisa pulang ke Madura Risa membeli tiket seharga Rp 590 ribu.
"Ini tiket Rp 590 ribu, biasanya Rp 250 ribu mungkin karena lebaran jadi naik," kata dia menambahkan.
Diakuinya tidak menemui kendala apapun dalam membeli tiket busnya. Ia merasa pelayanan di Terminal Tanjung Priok sudah baik dan lancar.
Diketahui, hingga hari ini sudah lebih dari lima ribu penumpang berangkat ke kampung halamannya dari Terminal Tanjung Priok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-di-terminal-tanjung-priok-jakarta.jpg)