Lebaran 2019

Momen Lebaran di Rutan Depok, Saling Memaafkan Hingga Jatuhnya Air Mata Narapidana

"Maafin pak kalau banyak salah, mohon maaf maaf lahir dan batin," ujar seorang narapidana

Momen Lebaran di Rutan Depok, Saling Memaafkan Hingga Jatuhnya Air Mata Narapidana
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kepala Rutan Kelas II B Cilodong, Kota Depok, bersalaman dengan sejumlah narapidana di hari raya idul fitri 2019. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Momen saling bermaaf-maafan di hari raya Idul Fitri, sangat kental terasa di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Cilodong, Kota Depok.

Narapidana yang beragama muslim, menjalankan ibadah salat idul fitri di Rutan Depok bersama dengan jajaran petugas dan juga Kepala Rutan Bawono Ika.

Usai menjalankan salat Id, sebanyak 872 narapidana mendapatkan remisi hari raya mulai dari 15 hari hingga satu bulan, bahkan 14 diantaranya mendapatkan remisi  langsung bebas.

Usai pembagian remisi, seluruh narapidana pun bermaaf-maafan dengan petugas Rutan Depok.

Di sinilah, momen haru sangat kental terasa hingga tak jarang sejumlah narapidana meneteskan air matanya.

"Maafin pak kalau banyak salah, mohon maaf maaf lahir dan batin," ujar seorang narapidana sambil bermaaf-maafan dengan Bawono Ika di Rutan Depok, Rabu (5/6/2019).

Sambil bersalam-salaman, Bawono juga memberikan pesan kepada narapidana agar menjadikan momen hari raya idul fitri untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat luas.

"Yang lebih baik lagi ya, jangan membuat kesalahan lagi," ujar Bawono Ika sambil bersalaman hingga memeluk sejumlah narapidana.

Hari Lebaran, Aksi Tawuran Antar Pemuda Pecah di Harmoni

Hari Pertama Lebaran, Ancol Dipenuhi 50 Ribu Lebih Pengunjung

Bawono juga mengatakan, kepada 14 narapidana yang mendapatkan remisi bebas langsung, agar pelajaran yang didapat selama menjalani masa tahanan bisa menjadi bekal diperjalanan hidup selanjutnya.

"Apa yang didapat selama menjalani masa tahanan silahkan dibawa, yang positif dibawa dan yang negatif ditinggalkan," ujar Bawono.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved