Breaking News:

Ani Yudhoyono Meninggal

SBY Dikabarkan Bakal Berziarah ke Makam Ani Yudhoyono Saat Hari Lebaran

SBY dikabarkan akan berziarah ke makam mendiang istrinya, Ani Yudhoyono saat hari Lebaran pertama.

Corry Wenas Samosir/Grid.ID
Makam Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/6/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan akan berziarah ke makam mendiang istrinya, Hj. Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono saat hari Lebaran pertama.

Hal itu dikatakan petugas penjaga makam, saat Grid.ID menyambangi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (4/6/2019) siang kemarin.

"Kemungkinan besok (hari ini.red) sih, soalnya dua hari ini keluarga pak SBY belum ada yang ziarah," kata petugas makam saat Grid.ID jumpai.

Didapati pula informasi, petugas makam mengatakan banyak peziarah yang berkunjung ke makam ibu Negara Presiden ke-6 RI itu.

"Dari dimakamin sampai sekarang masyarakat banyak yang datang kok," ujar petugas makam.

Sejauh ini dari pantauan Grid.ID, makam Ani Yudhoyono masih banyak ditaburi bunga oleh para peziarah.

Tenda untuk pelayat pun masih terpasang di makam ibu Ani.

Selain datang untuk berdoa, peziarah datang untuk berfoto di makam Ani Yudhoyono.

Diketahui Ani Yudhoyono meninggal karena mengidap penyakit kanker darah.

Sebelumnya Ani Yudhoyono dirawat selama tiga bulan National University Hospital, Singapura.

Wanita Meneteskan Air Mata Hingga Menempelkan Wajah di Makam Ani Yudhoyono

Seorang wanita meneteskan air mata sambil memegang gundukan tanah makam almarhum Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Dari pantauan TribunJakarta.com di lokasi, wanita itu sesekali meraba bunga-bunga yang berada di atas makam istri dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Bahkan, wanita yang mengenakan baju oranye dan celana hitam ini sempat menempelkan wajahnya di gundukan tanah makam istri dari Presiden ke-6 RI tersebut.

Sesekali, dia menatap dan memegang batu nisan almarhum Ani Yudhoyono.

Seorang wanita menempelkan wajahnya pada makam Ani Yudhoyono, di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019
Seorang wanita menempelkan wajahnya pada makam Ani Yudhoyono, di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019 (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Sayup-sayup terdengar suara wanita tersebut saat mendekatkan wajahnya dengan batu nisan.

"Yang tenang," kata Wanita itu, sambil mengusap batu nisan kuburan Ani Yudhoyono.

Wanita itu datang bersama dua pria. Satu pria mengenakan kacamata dan satunya lagi berjenggot.

Saat TribunJakarta.com berusaha untuk meminta wanita tersebut untuk bicara, pria yang mengenakan kacamata mencegah.

Ungkap Masakan Favorit Ani Yudhoyono di Warteg Yogyakarta, Wartawan Senior Buat Pembawa Acara Heran

Jumlah Volume Kendaraan di Ruas Tol Jakarta Cikampek Berkurang

Ungkap Pengalaman Makan Bareng Ani Yudhoyono di Hadapan Kabah, Nasaruddin Umar: Bersyukur Luar Biasa

"Sudah ya, kita tidak ada ikatan sama almarhum. Cuma datang saja, sudah ya," kata pria berkacamata tersebut.

Padahal, wanita itu sudah membuka mulutnya seakan ingin berkata.

Wanita dan dua pria tersebut pergi dari TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Kagumi Sosoknya, Warga Yogyakarta Ini Sempatkan Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

Ratna Haryadi (62), adalah warga Yogyakarta yang mengagumi almarhum Ani Yudhoyono.

Ratna, sapannya, menyebut sengaja datang ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan yang sebagai lokasi peristirahatan terakhir dari istri Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya dari Yogyakarta sama keluarga, kami ada acara berziarah di sini untuk ke makam saudara, dan sengaja datang untuk sekalian berziarah ke makam ibu Ani," kata Ratna, di area TMP Kalibata Blok M 129, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Ratna melanjutkan, dirinya merasa terpukul saat mendengar kabar ihwal istri dari Presiden ke-6 RI itu telah mengembuskan napas terakhir.

"Sedih sekali, karena dia kan orangnya juga aktif saat menjadi ibu negara. Jadi ya kita kehilangan. Malah yang keponakan-keponakan saya ini pada menangis semua," kata Ratna.

Sebabnya, Ratna dan keluarganya sangat mengagumi sosok dari mertua Anissa Pohan tersebut.

Hilal Tak Terlihat di Wilayah Basmol, Warga Kembangan Sepakat Genapkan Puasa 30 Hari

Polisi Akan Tilang Pemudik yang Melintas di Tangerang Menggunakan Mobil Pikap: Penumpang Naik Bus

Latihan Terakhir di Bulan Ramadan, Timnas Indonesia Gelar Game Internal

Menengok Tradisi Warga Cipinang Besar Utara Salat Id di Jalan Basuki Rachmat, Bakal Menjadi Kenangan

"Kita sangat mengagumi, ide-ide dan kekuatan bu Ani waktu dalam melawan penyakitnya. Karena saya dulu pernah kena kanker juga. Jadi tahu bagaimana rasa beratnya untuk melawan penyakit itu. Cuma saya waktu melihat bu Ani keluar menghirup udara itu sepertinya pertama kali, seperti pada perjalanan terakhir, berpisah dengan keluarga, itu yang bikin kita terharu. Dan ternyata dia diberi kesempatan untuk keluar sama suaminya meski hanya dua jam. Tapi dua jam yang akan dikenang sama suami dan keluarganya," jelas Ratna.

"Ibu Ani selalu semangat, ceria, dan ke mana-mana tuh sepertinya tidak punya capek, di mana pun, dia mendampingi suaminya," sambung Ratna

Ratna pun menyematkan doa terbaik untuk almarhum beserta keluarga yang telah ditinggalkan.

"Mudah-mudahan bu Ani dosa-dosanya diberi ampunan dan diberi maaf. Semoga diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran, dan tawakal," doa Ratna.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved