Bom Bunuh Diri di Solo

Moeldoko: Pelaku Bom Kartasura Tidak Bermain dalam Satu Jaringan, Sulit Dideteksi

Aksi bom bunuh diri di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura, Jawa Tengah, Senin (3/6) lalu, tidak terdeteksi polisi.

Moeldoko: Pelaku Bom Kartasura Tidak Bermain dalam Satu Jaringan, Sulit Dideteksi
YouTube/Najwa Shihab
Moeldoko 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aksi bom bunuh diri di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura, Jawa Tengah, Senin (3/6) lalu, tidak terdeteksi polisi.

Demikian dikatakan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Saya sudah komunikasi dengan Kapolri. Jadi ini tidak terdeteksi karena ini perseorangan. Dia tidak bermain dalam satu jaringan sehingga memang sulit dideteksi," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Rabu (5/6/2019).

Moeldoko mengatakan, kepolisian masih belum dapat mengetahui apa latar belakang pelaku meledakkan diri di pos polisi tersebut.

Pihak kepolisian baru sebatas mengetahui sifat dan karakter sang pelaku beserta latar belakang kehidupannya.

"Kalau dilihat dari latar belakang, yang bersangkutan itu baik-baik. Dalam artian bukan dari lingkungan ekonomi sulit. Hanya memang dia ini pendiam," ujar Moeldoko.

"Oleh sebab itu kita belum tahu persis apa latar belakang dia yang sebenarnya, apa yang menjadi garis perjuangan dia. Inilah yang masih terus didalami oleh pihak kepolisian sampai saat ini," lanjut dia.

Meski demikian, Moeldoko memastikan, pengamanan oleh polisi saat ini sudah maksimal atas kejadian itu.

"Secara nasional, keamanan kita tingkatkan. Dengan ada kejadian itu, justru semakin meningkat keamanan. Tadinya sih kita di dalam menghadapi Lebaran ini sudah cukup bagus. Setelah kejadian ini, kita semakin meningkatkan keamanan," ujar Moeldoko.

Ledakan diduga bom bunuh diri mengguncang pos polisi Kartasura, Sukaharjo Senin malam.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved