Pendatang Baru ke Bekasi, Wali Kota Minta Siapkan Skill Agar Siap Kerja

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menghimbau kepada warga pendatang di Kota Bekasi agar menyiapkan terlebih dahulu kemampuan dan skill

Pendatang Baru ke Bekasi, Wali Kota Minta Siapkan Skill Agar Siap Kerja
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di kediamannya, Kamis (6/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Arus balik kerap dibarengi dengan lonjakan pendatang baru yang hendak mencari peruntungan di wilayah metropolitan seperti di Kota Bekasi.

Untuk itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menghimbau kepada warga pendatang yang hendak mencari penghidupan di Kota Bekasi agar menyiapkan terlebih dahulu kemampuan dan skill (keterampilan) agar siap kerja.

"Oleh karena itu yang datang ke sini kita minta saudara-saudara kita yang siap pakai. Punya kemampuan dan skil, agar tidak menjadi beban lingkungan beban sosial di kota," kata Rahmat saat dijumpai di kediamannya di Bekasi, Kamis (6/5/2019).

Rahmat menegaskan, tidak ada aturan yang melarang warga negara Indonesia bermigrasi dari kabupaten/kota satu ke kabupaten/kota lainnya.

Selama Libur Lebaran, Museum Sejarah Jakarta Buka Hingga Pukul 20.00 WIB

Jemaah Tarekat Syattariyah Pakai Hisab Takwim Khamsiah & Rukyat Tetapkan Idul Fitri Jatuh Hari Ini

Lebaran 2019, Volume Kendaraan yang Melintas di Tol Cipali Merangkak Naik Ketimbang Tahun Lalu

Tetapi kata dia, pendatang yang hendak bermigrasi juga harus melihat karakteristik suatu kota sebelum dipilih untuk tempat bermukim baru mencari penghidupan.

"Kalau dalam pergaulan antar kota maupun provinsi dalam wilayah NKRI sebenarnya tidak ada alasan, tidak ada hukum yang melarang warga negara Indonesia tinggal di suatu kabupaten atau kota lain, tetapi kondisi daerah kan kadang-kadang punya karakteristik kita ini kepadatannya sudah hampir 17.000 jiwa/km2," jelas dia.

Pada saat melepas warga yang hendak mudik ke kampung halaman, Rahmat berulang kali menghimbau agar tidak membawa beban sosial dengan membawa kerabat atau saudara pendatang baru yang tidak memiliki kemampuan kerja.

"Waktu saya melepas warga yang pulang kampung saya menghimbau kepada warga agar tidak membawa beban, terhadap sosial masyarakat yang ada," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved