Sejarah Danau Warna-warni di Tangerang, Sempat Mangkrak 11 Tahun

Telaga Biru Cisoka menjadi destinasi wisata menarik untuk mengisi liburan bersama keluarga dengan pemandangan danau buatan yang dapat berubah warna.

Sejarah Danau Warna-warni di Tangerang, Sempat Mangkrak 11 Tahun
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Telaha Biru Cisoka, Kabupaten Tangerang yang dapat berubah warna, Sabtu (8/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Telaga Biru Cisoka menjadi destinasi wisata menarik untuk mengisi liburan bersama keluarga dengan pemandangan danau buatan yang dapat berubah warna.

Pesona alam tersembunyi tersebut menyuguhkan banyak wahana dan spot foto instagramable bernuansa dana dan tebing-tebing bekas urukan tanah.

Danau seluar sekira tiga hektare tersebut dibuat oleh Acin yang mengaku awalnya tempat tersebut adalah hamparan sawah dan perkebungan milik warga Desa Cigaru, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Wisata Telaga Biru Cisoka, danau yang dapat berubah warnanya seiring waktu di Cisoka, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/6/2019).
Wisata Telaga Biru Cisoka, danau yang dapat berubah warnanya seiring waktu di Cisoka, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/6/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Saat mengerjakan galiannya 11 tahun lalu, galian tersebut sempat terhenti terhalang dana dan resmi ditutup pada tahun 2015.

"Tapi beberapa tahun lalu waktu mau digarpa hujan deras turun, seisi danau penuh dan menbentuk seperti danau. Memang yang beda, airnya suka berubah warna seiring musim," jelas Acin, Sabtu (8/6/2019).

Sontak, Acin langsung berinisiatif mewujudkan impiannya membuat kawasan wisata di Kabupaten Tangerang.

Sebab ia ingin mengembangkan ekonomi kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang tanpa menghilangkan kearifan lokal.

"Karena sedang dibangun juga rumah kesenian khas daerah sini (Cisoka) terutama kampung Cigaru," sambung dia.

Menurut Acin, warga setempat mayoritas berprofesi sebagai petani dan mengajak para petanu dan pengrajin Kampujg Cigaru untuk menjual barang khas Cisoka.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved