Anak-anak Teman Korban Kebakaran di Pamulang Galang Donasi

Pemadaman api dilakukan oleh warga yang saling kerja sama menggunakan peralatan seadanya.

Anak-anak Teman Korban Kebakaran di Pamulang Galang Donasi
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Anak-anak sekitar Jalan Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, sedang menggalang dana untuk korban kebakaran, Minggu (9/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Solidaritas warga bilangan Jalan Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) perlu diacungi jempol. Ketika ada musibah kebarakan terjadi, mereka langsung saling bahu-membahu membantu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kebakaran terjadi di wilayah itu dan menghanguskan enam rumah pada Sabtu malam (8/6/2019).

Pemadaman api dilakukan oleh warga yang saling kerja sama menggunakan peralatan seadanya.

Tak berhenti sampai pemadaman, pasca kebakaran, anak-anak warga setempat menggalang donasi untuk para korban itu.

Kondisi pascakebakaran di bilangan Gang Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (9/6/2019).
Kondisi pascakebakaran di bilangan Gang Masjid Darussalam, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (9/6/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Muhamad Syafa yang baru berusia 13 tahun bersama teman-teman lainnya berkeliling membawa kardus untuk meminta sumbangan ke warga sekitar.

Mereka merasa terpanggil karena dua korban di antaranya adalah teman sekolah dan sepermainan.

"Teman sekolah, kalau Zaki teman saya di sekolah, adiknya, Gilang masih SD," ujar Syafa sambil memegang kardus, Minggu (9/6/2019).

Selain uang, mereka juga menerima sumbangan berupa pakaian laik pakai untuk ukuran orang dewasa.

"Iya kalau uang buat teman, kalau pakaian buat semuanya," ujarnya.

Setelah empat jam berkeliling, Syafa dan teman-teman sudah mendapatkan ratusan ribu rupiah di kardusnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari enam rumah yang hangus terbakar, terdapat 10 orang di dalamnya. Dua rumah diketahui kosong, karena sedang ditinggal mudik.

Seorang ibu, Wahyudyaningsih (36) dan anaknya yang masih bayi menderita luka bakar ringan akibat percikan api.

Kerugian belum bisa ditaksir secara pasti, namun diperkirakan tidak kurang dari ratusan juta rupiah.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved