Diduga Karena Alasan Asmara, Sumardi Bunuh Istrinya Kemudian Gantung Diri

Nardi, tetangga kos korban mengaku sebelum keduanya ditemukan tewas dirinya sempat mendengar keluh kesah suami korban

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Kasus pembunuhan dan bunuh diri yang menewaskan pasangan suami istri di Surabaya diperkirakan karena cinta segitiga.

Polisi menyebut motif tewasnya pasangan suami istri di sebuah kamar kos di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) untuk sementara adalah karena asmara.

Itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pesan terakhir yang ditulis oleh sang suami.

Sang suami cemburu istrinya memiliki pria idaman lain sehingga nekat membunuh si istri.

Selanjutnya suami itu bunuh diri dengan cara gantung diri.

Sepasang suami istri Sumardi (56) dan Romiyah (55) ditemukan tewas di kamar kos no 30, Kupang Gunung Timur IV Surabaya, Minggu (9/6/2019).

Dugaan perselingkuhan tersebut mencuat berdasarkan keterangan Darti tetangga korban.

Nardi, tetangga kos korban mengaku sebelum keduanya ditemukan tewas dirinya sempat mendengar keluh kesah suami korban.

"Yang laki-laki sempat cerita, sekitar satu minggu lalu. Menurut yang laki-laki, istrinya punya simpanan," kata Nardi ditemui di depan rumah kos, Minggu (9/6/2019).

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved