Bertaruh Nyawa, Petugas Damkar Tangerang Selatan Minta Naik Gaji

Wakil Komandan Pleton Damkar Tangsel, Muradih, mengatakan, gaji para petugas Damkar jika ditotal hanya Rp 2,4 juta per bulan.

Bertaruh Nyawa, Petugas Damkar Tangerang Selatan Minta Naik Gaji
Istimewa (Dok. Damkar Pesanggrahan).
Petugas damkar tengah memadamkan kebakaran di toko buah Jalan Veteran, Bintaro pada Minggu (2/6/2019). 

Laporan Wartawan TRIBUN JAKARTA, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Gaji seseorang biasanya berbanding lurus dengan tugasnya. Jika tugasnya berat dan menuntut tanggung jawab yang tinggi biasanya gajinya juga besar.

Namun hal itu tidak berlaku bagi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan (Tangsel).

Wakil Komandan Pleton Damkar Tangsel, Muradih, mengatakan, gaji para petugas Damkar jika ditotal hanya Rp 2,4 juta per bulan.

Muradih menjelaskan, para petugas Damkar Tangsel jumlahnya mencapai 180 orang.

Mereka bekerja pergantian dengan sistem satu hari tugas siaga di pos, setelahnya dua hari siaga di rumah.

Saat sedang di rumah berkumpul bersama kelurga, bisa tiba-tiba panggilan dinas dan siap bertempur dengan api.

"Kita gaji Rp 2,4 ya anggota, kalo komandan itu paling 2,8," ujar Muradih saat ditemui di markas Damkar Tangsel di bilangan Vila Melati Mas, Serpong Utara, Tangsel, Senin (10/6/2019).

Muradih menyesalkan gaji para petugas yang terkenal dengan jaket oranyenya itu mendapat gaji di bawah upah minimum kota Tangsel yang sebesar Rp 3,8 juta.

Ia bahkan membandingkan gaji Damkar yang lebih kecil dari seorang pekerja bangunan.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved