Bupati Larang Pendatang Tak Punya Keterampilan Datang dan Tinggal di Kabupaten Tangerang

Sebab, imbauan tersebut untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.

Bupati Larang Pendatang Tak Punya Keterampilan Datang dan Tinggal di Kabupaten Tangerang
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat ditemui di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengimbau warga Kabupaten Tangerang tidak membawa keluarganya ke Kabupaten Tangerang.

Terutama bila kaum urban tersebut tidak dibekali dengan keahlian khusus atau tidak memiliki pekerjaan sama sekali.

"Dari mudik kemarin, saya sudah imbau untuk tidak bawa sanak saudara yang belum punya keterampilan khusus, datang atau merantau ke Kabupaten Tangerang. Ini juga sudah kami sampaikan ke camat dan perangkat RT RW," ujar Zaki di Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (10/6/2019).

Sebab, imbauan tersebut untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.

Juga menekan angka pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tangerang yang didominasi oleh kaum urban atau pendatang dari Sumatera dan Jawa.

Enggan Gelar Operasi Yustisi, Anies Baswedan Tak Khawatir Jakarta Makin Padat karena Pendatang

"Ini kita lakukan untuk menekan angka pertumbuhan pengangguran yang didominasi oleh orang-orang yang minim keahlian atau skill," ucap Zaki.

Hal senada juga dikatakan oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah yang meminta warganya yang membawa keluarga ke Kota Tangerang pasca Lebaran harus dibekali dengan keterampilan.

Sebab, taruhannya bila tidak mendapatkan pekerjaan akan menambah angka pengangguran di Kota Tangerang di mana secara otomatis akan menambah beban Pemerintahan Kota Tangerang.

"Saya mengimbau masyarakat yang mau datang ke Kota Tangerang tentu harus punya pekerjaan dan harus ada skill. Karena sekarang masalah yang ada di Kota Tangerang ya pengangguran. Jadi jangan sampai menambah beban dan masalah," kata Arief usai apel di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (10/6/2019).

Ia menyarankan agar masyarakat dan kaum urban dapat menggunakan media sosial di zaman digital ini untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Tindakan awal Pemerintahan Kota Tangerang pasca libur Lebaran ini, kata Arief, akan mengencangkan operasi yustisi untuk mendata pendatang di Kota Tangerang.

"Ya pastinya akan melaksanakan operasi yustisi dalam rangka tertib administrasi kependudukan dan tentu sekarang si era online ini, di mana saja bisa berkembang asal dapat melihat potensi dan peluang asal mau usaha," ucap Arief.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved