Celurit Digunakan Remaja Tangerang untuk Tawuran Dibeli dari Online Shop

Sejumlah senjata tajam yang digunakan dua gangster dari Kutabumi dan Cadas untuk tawuran dibeli dari online shop.

Celurit Digunakan Remaja Tangerang untuk Tawuran Dibeli dari Online Shop
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Beberapa anggota gangster yang melakukan tawuran di kawasa Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sejumlah senjata tajam yang digunakan dua gangster dari Kutabumi dan Cadas untuk tawuran dibeli dari online shop. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan belasan remaja tersebut menggunakan senjata tajam berupa celurit dan semacamnya untuk tawuran di Sepatan, Kabupaten Tangerang.

"Barang bukti salah satunya senjata tajam yang bentuknya bagus karena ini dibeli dari online, dia beli kayak gini. Ada yang bagus dalam pembuatannya rapi. Ada juga yang buat sendiri untuk senjata," jelas Argo di Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (10/6/2019).

Pantauan TribunJakarta.com, beberapa senjata tajam yang dimaksud Argo berkilau bilahnya, berbeda yang dibuat serampangan.

Argo mengimbau seluruh pemegang wilayah dari RT, RW, Lurah, hingga Camat untuk lebih memperhatikan warga terutama yang masih remaja.

Terlebih kepada orang tua yang harus lebih ketat dalam pengawasan anaknya apa bila terlihat sedang mengasah benda tajam atau seperti membuat senjata lainnya.

"Perangkat sosial seperti RT, RW kalau melihat anak-anal sedang mengerjakan sesuatu misal panasi besi dan mukul-mukul besi tolong dicek ditanya buat apa untuk apa. Terutama orang tua harus tanya mau kemana? misal bawa benda yang disembunyikan misal di tas atau jaket ya dicek betul," imbau Argo.

Tawuran gangster dari Kutabumi dan Cadas pecah di kawasan Sepatan pada Minggu (9/6/2019) sekira pukul 03.30 WIB.

AR remaja 16 tahun kehilangan nyawanya setelah terkena sabetan celurit di sekujur tubuhnya.

Beberapa pelaku dari gangster Kutabumi ini ada yang menggunakan senter yang dapat mengeluarkan tegangan listrik untuk melumpuhkan AR dari gangster Cadas.

"Beberapa peran tersangka dari Kutabumi ini ada yang ikut nyetrum pake senter ini, ada juga yang menggunakan sajam, batu dan kayu. Kemudian korban menderita luka di bagian kepala, badan, tangan, kaki semua kena senjata tajam," ucap Argo.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima buah celurit, dua buah gergaji, satu buah senter kejut, dua buah parang dan enam unit sepeda motor.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved