Cerita Petugas Pemadam Kebakaran Tangsel Bantu Warga Tangkap Burung Lepas Hingga Ambil Ponsel di Got

Komandan Rescue Damkar Tangsel, Ilham Faturohman, menceritakan, pihaknya pernah diminta untuk menangkap burung yang lepas saat pameran.

Cerita Petugas Pemadam Kebakaran Tangsel Bantu Warga Tangkap Burung Lepas Hingga Ambil Ponsel di Got
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan di markasnya di bilangan Vila Melati Mas, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Tidak banyak yang mengetahui bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan (Tangsel) tidak hanya bertugas memadamkan api, tapi juga bermacam penyelamatan.

Penyelamatan yang dimaksud hampir di semua bidang terkait pengaduan masyarakat.

Hal-hal semacam mengevakuasi pohon tumbang dan menurunkan sarang tawon di dalam rumah sudah menjadi pegangan petugas rescue Damkar.

Komandan Rescue Damkar Tangsel, Ilham Faturohman, menceritakan, pihaknya pernah diminta untuk menangkap burung yang lepas saat pameran.

Curhat Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan, Lebaran di Lokasi Kebakaran dan Sering Dihujat

Pameran itu berada di dalam gedung ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

"Pernah diminta nangkap burung di atap ICE kan tinggi tuh. Harga burungnya puluhan atau ratusan juta. Pas itu lagi pameran," ujar Ilham saat ditemui di markas Damkar Tangsel, Serpong Utara, Tangsel, Senin (10/6/2019).

Saat itu timnya mengerahkan mobil yang dilengkapi tangga tinggi sehingga bisa meraih burung tersebut.

Penyelamatan sudah sering digarap tim rescue, dari mulai kucing yang terperangkap di atas pohon sampai kelinci yang terjebak di lobang kecil.

Ilham bahkan pernah mendapat telepon dari warga untuk membantunya mengambil ponsel yang jatuh masuk ke got.

Got tertutup sehingga sulit untuk menjangkau dengan tangan kosong.

"Ada malah pernah disuruh ngambil HP di got," ujarnya sambil tertawa.

Saat itu ia mengatakan ponsel yang diambil tidak seberapa mahal namun bagi si pemilik, data di dalamnya sangat penting.

"Dia kan penting datanya," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved