Curhat Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan, Lebaran di Lokasi Kebakaran dan Sering Dihujat

Tugas mereka adalah bergulat dengan sijago merah, menyelamatkan korban dalam kepungan api.

Curhat Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan, Lebaran di Lokasi Kebakaran dan Sering Dihujat
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan di markasnya di bilangan Vila Melati Mas, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Menjadi seorang Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bukanlah pekerjaan yang mudah.

Tugas mereka adalah bergulat dengan si jago merah, menyelamatkan korban dalam kepungan api.

Menghisap asap, berselimuti hawa panas, dijilat api, belum lagi tertimpa material reruntuhan yang terbakar, sudah menjadi makanan sehari-hari mereka.

Menggunakan peralatan keselamatan lengkap seperti rompi oranye dan helm, para petugas Damkar adalah orang yang paling ditunggu saat kebakaran terjadi.

Mereka seolah pahlawan super yang selalu siaga dan tanpa ragu bisa diandalkan.

Belum lagi tentang jam kerja.

Di Tangerang Selatan (Tangsel), para petugas damkar memiliki jam kerja 1-2 alias satu hari penuh masuk, dua hari siaga di rumah.

Selama bertugas di markas, para petugas itu tidur bergantian selama dua jam sekali agaar bisa selalu siaga.

Damkar Jakarta Timur Evakuasi Sarang Tawon Ndas di Kecamatan Duren Sawit

"Kita mah enggak ada liburnya. Jadi enggak ada istilah libur, kita di rumah pun siaga," ujar Wakil Komandan Pleton Damkar Tangsel, Muradih saat ditemui di markas Damkar Tangsel, bilangan Vila Melati Mas, Serpong Utara, Senin (10/6/2019).

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved