Pemilu 2019

Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal di Jakarta Timur Belum Terima Dana Santunan

Tri menuturkan hingga tanggal 10 Mei 2019 ada 17 anggota KPPS jajaran KPU Jakarta Timur yang meninggal.

Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal di Jakarta Timur Belum Terima Dana Santunan
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Tabur bunga bersama di Bundaran HI sebagai bentuk dukacita terhadap anggota KPPS yang meninggal dunia, Minggu (28/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Meski pemerintah setuju memberi dana santunan kepada keluarga anggota KPPS yang meninggal dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, belum seluruh ahli waris menerima santunan.

Komisioner KPU Jakarta Timur Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Tri Endraningsih mengatakan hingga kini belum ada satu ahli waris anggota KPPS di Jakarta Timur yang menerima dana santunan.

"Belum ada yang terima bantuan karena masih proses pengajuan persyaratannya. Pengajuan persyaratan dari keluarga ahli waris belum selesai," kata Tri di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (10/6/2019).

Tri menuturkan hingga tanggal 10 Mei 2019 ada 17 anggota KPPS jajaran KPU Jakarta Timur yang meninggal dunia, diduga akibat kelelahan menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Lantaran masih proses pengajuan persyaratan dari pihak keluarga ahli waris kepada KPU RI, dia belum dapat memastikan kapan dana santunan tersebut cair.

Sampai Hari Ini MK Telah Terima 252 Berkas Gugatan Pemilu Legislatif

"Di antara yang meninggal ada Pamsung (Pengamanan langsung) juga. Kita belum tahu kapan keluarga bisa menerima santunan," ujarnya.

Terpisah, Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos menyebut sudah ada ahli waris KPPS di DKI yang menerima uang santunan.

Namun Betty belum dapat merinci berapa banyak ahli waris anggota KPPS jajaran KPU DKI Jakarta yang sudah mendapat uang santunan.

"Sudah ada (yang menerima santunan). Tapi belum semua karena proses verifikasi masih jalan," tutur Betty.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyetujui permintaan KPU RI agar seluruh pahlawan demokrasi yang gugur selama Pemilu 2019 mendapat santunan.

Yakni Rp 36 juta bagi anggota yang meninggal dan cacat permanen, Rp 16,5 juta untuk anggota yang mengalami luka berat, dan Rp 8,25 juta bagi yang mengalami luka sedang.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved