Pelaku Penusuk Pedagang Sayur di Bekasi Diduga Gangguan Jiwa Akibat Dalami Ilmu Spiritual

Menurut dia, Adi sempat dirawat di rumah sakit jiwa, namun sejak satu tahun terakhir dia pulang ke rumah karena dianggap sudah membaik.

Pelaku Penusuk Pedagang Sayur di Bekasi Diduga Gangguan Jiwa Akibat Dalami Ilmu Spiritual
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Rumah milik pelaku yang dibakar sendiri usai melakukan penusukan, Kampung Ceger Bekasi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Adi Zulkarnaen (44) pria yang menikam tetangganya bernama Giatno (33) serta nekat membakar rumahnya sendiri, diduga mengalami gangguan jiwa akibat mempelajari ilmu spirutual.

Hal ini diungkapkan Dedi (32), tetangga yang tinggal di dekat kediaman pelaku, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, Adi sempat dirawat di rumah sakit jiwa, namun sejak satu tahun terakhir dia pulang ke rumah karena dianggap sudah membaik.

"Kadang kambuh, kadang kalau lagi kumat ya suka gitu, dulu pernah mau bakar motornya sendiri," kata Dedi kepada TribunJakarta.com.

Usai Tikam Pedagang Sayur, Pria yang Diduga Memiliki Gangguan Jiwa Ini Bakar Rumahnya Sendiri

Akibat kejiawaannya yang tidak stabil, anak dan istrinyapun meninggalkan pria berusia 44 tahun tersebut. Adi kemudian tinggal seorang diri dan biaya sehari-hari hidupnya ditanggung kakak kandung yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

"Adanya dua, satu udah SMA satu lagi masih SD, anak istrinya udah enggak tinggal di sini (Bekasi), kabarnya pulang ke Tangerang, sekitar setahun pas dia pulang dari rumah sakit jiwa udah di sini sendirian," jelas dia.

Adi menurut dia sakit jiwa akibat memperdalam ilmu spiritual, dia diduga tidak sanggup mengamalkan ajaran-ajaran ilmu tersebut sehingga mempengaruhi kejiwaannya.

"Ngajinya mah rajin tapi enggak tahu di mana, solat juga rajin, kadang setel (menyalakan) solawat kenceng sampai kedengaran, dia emang ngamalin ilmu cuma kayanya enggak kuat jadi begitu," ujarnya.

Sementara itu, Ardi (60) tetangga lain mengatakan, selama ini warga tidak pernah mengucilkan pelaku meski mengetahui dia mengalami gangguan jiwa dan kerap kambuh.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved