Lebaran 2019

Umat Katolik Hadiri Halalbihalal di Rumah Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany

Romo Markus Apriono, yang memimpin rombongan, merasa bersyukur karena diundang Airin Rachmi Diany dalam perayaan hari besar umat Muslim itu.

Umat Katolik Hadiri Halalbihalal di Rumah Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Sejumlah umat Katolik ikut menghadiri acara halalbihalal pada open house yang digelar Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany di kediamannya di bilangan Kompleks Sutra Narada, Serpong Utara, Tangsel, Senin (10/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Sejumlah umat Katolik ikut menghadiri acara halalbihalal pada acara open house yang digelar Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany di kediamannya di bilangan Kompleks Sutra Narada, Serpong Utara, Tangsel, Senin (10/6/2019).

Romo Markus Apriono, yang memimpin rombongan, merasa bersyukur karena diundang Airin Rachmi Diany dalam perayaan hari besar umat Muslim itu.

Dengan menghadiri acara hari besar lintas agama, Markus berharap bisa tercipta kerukunan antar umat.

"Kami bersyukur sebagai bangsa Indonesia boleh menerima undangan untuk hadir di tempat Ibu Airin untuk mensyukuri kemenangan iman dalam Idul Fitri. Kita juga ingin mempererat persaudaraan sebagai umat bahwa kita sekalipun berbeda tapi kita satu Indonesia," ujar Markus.

"Ini kan kegiatan silaturahmi, kita sadar sebagai bangsa Indonesia kan punya keanekaragaman, salah satunya agama, setiap agama juga diakui hari rayanya, salah satunya Islam, mayoritas ya," tambahnya.

Markus juga memaknai Lebaran dan halalbihalal sebagai berbagi suka cita antar sesama manusia.

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Anies Baswedan Gelar Halal Bihalal di Balai Kota

Hari Pertama Masuk Kerja, 37 PNS Pemkot Bekasi Tidak Hadir Tanpa Keterangan

Kebakaran Rumah di Pinang Ranti Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp 38 Juta

"Rasa sebagai satu saudara sebagai satu bangsa pasti kan kita berbagi suka cita," ujarnya.

Ia berharap kerukunan di Tangsel tidak dibatasi dengan perbedaan identitas seperti agama dan ras.

"Kita inginnya semakin erat ya, mempersatukan satu sama lain tidak dibatasi oleh perbedaan suku atau agama. Tapi kita sadar sebagai warga Tangsel harus sama-sama membangun Tangsel," harapnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved