Cerita Pasangan Muda yang Saling Bekerjasama Cari Nafkah di Kota Tua

Dia begitu percaya bahwa Elmi (26), suaminya, begitu telaten merias wajahnya menjadi tokoh Dewi Sinta, peran manusia patung yang Imas perankan di Kota

Cerita Pasangan Muda yang Saling Bekerjasama Cari Nafkah di Kota Tua
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Imas, manusia patung di Taman Fatahillah saat tengah dirias oleh sang suami, Selasa (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  TAMANSARI - Imas (26) terus memejamkan matanya saat sang suami tengah merias wajahnya sebelum ia tampil menjadi manusia patung di kawasan Kota Tua.

Dia begitu percaya bahwa Elmi (26), suaminya, begitu telaten merias wajahnya menjadi tokoh Dewi Sinta, peran manusia patung yang Imas perankan di Kota Tua.

Setelah 30 menit berlalu, riasan wajah dan pakaian Imas pun telah berganti menjadi tokoh Dewi Sinta.

Dituntun sang suami, Imas pun berdiri di atas kereta kencana yang menjadi propertinya untuk menanti pengunjung yang ingin berfoto dengannya.

Libur Lebaran, Manusia Patung di Kota Tua Bisa Dapat Rp 1 Juta Sehari

"Setiap hari memang suami yang ngeriasin dan nyiapin segala keperluan buat saya disini," kata Imas di Taman Fatahillah, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/6/2019).

Sudah tiga tahun ini, pasangan muda ini memang saling bekerjasama untuk mencari nafkah di Kota Tua.

Disaat Imas menjadi manusia patung, maka Elmi akan bergabung dengan teman-teman pengamen di Kota Tua.

"Kami sama-sama cari duit disini buat hidupin keluarga," katanya.

Imas tak menampik penghasilannya sebagai manusia patung daripada pendapatan sang suami yang menjadi pengamen.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved