Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik DKI Pastikan Tak Ada Sekolah Favorit Tahun Ini

Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan bahwa tak ada sekolah-sekolah dengan standar favorit di Ibu Kota pada tahun ajaran 2019-2020.

Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik DKI Pastikan Tak Ada Sekolah Favorit Tahun Ini
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Kadisdik DKI Jakarta Ratiyono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan bahwa tak ada sekolah-sekolah dengan standar favorit di Ibu Kota pada tahun ajaran 2019-2020.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Ratiyono, seluruh sekolah di Jakarta wajib memiliki standar kompetensi yang sama, untuk menciptakan peserta didik dengan kualitas yang sangat baik.

"Di Dinas, tidak ada yang namanya sekolah ini favorit, yang ini tidak. Kalau dari dinas semua sekolah harus favorit. Jika ada sekolah yang dianggap favorit, itu masyarakat yang menilai dan akhirnya sekolah itu seolah-olah menjadi sekolah favorit," kata Ratiyono saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2018).

Tak bisa dipungkiri, sejauh ini masih banyak sejumlah orangtua murid yang menilai bahwa ada sekolah-sekolah tertentu yang dianggap merupakan sekolah favorit di Ibu kota.

Dengan standar tinggi yang dimiliki oleh sekolah tersebut, para orangtua murid meyakini bahwa sang anak akan lulus dengan nilai yang baik apabila masuk ke sekolah tersebut.

Ratiyono pun menegaskan bahwa saat ini tak ada sekolah favorit di DKI Jakarta.

"Pada kenyataannya memang masyarakat yang menilai sekolah ini bagus, lulusannya banyak masuk perguruan tinggi. Nah stigma itulah jadi muncul bahwa sekolah ini keren. Lulusannya banyak masuk UI, ITB, UGM, karena anak-anaknya belajarnya serius ikut bimbel, sehingga prosentase masuk perguruan tinggi nya banyak," kata dia.

"Pada kenyataannya masyarakat menilai sebuah SMA tertentu itu favorit. sehingga yang berminat ke situ yang NEM nya bagus-bagus. Artinya bersaing dengan yang bagus, bertemulah yang bagus-bagus," tambahnya.

Dalam hal ini, Ratiyono memastikan bahwa seluruh sekolah negeri di Ibu Kota diharuskan memiliki standar yang sama.

Dinas Pendidikan DKI Sebut Tak Ada Kebocoran Soal UNBK SMA

Dinas Perhubungan DKI Jelaskan Cuma Sediakan Kuota Arus Balik Cuma 60 Persen

Oleh sebab itu, sebagai Kepala Dinas Pendidikan ia mengatakan bahwa setiap sekolah di DKI ditekankan untuk menciptakan lulusan-lulusan terbaik, baik untuk tingkat SMA, maupun SMK.

"Tinggal bagaimana manajemen sekolah itu menghasilkan lulusan yang banyak masuk perguruan tinggi kalau SMA, kalau SMK lulusannya banyak diterima di perusahaan yang bonafit," pungkasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved