Aksi 22 Mei

Massa Perusuh Gunakan Molotov Hingga Panah Beracun, Kadiv Humas Polri: Benda-benda Mematikan

Pada pukul 22.30 WIB, Iqbal menyatakan massa perusuh datang ke kawasan gedung Bawaslu, Jakarta Pusat dengan jumlah sekitar 500 orang.

Massa Perusuh Gunakan Molotov Hingga Panah Beracun, Kadiv Humas Polri: Benda-benda Mematikan
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal (tengah), sebelum memberi keterangan kepada para awak Wartawan pada konferensi pers di Gedung Media Center Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019). 

Menurutnya, personel aparat dengan massa aksi sempat salat tarawih berjemaah.

"Tapi karena momentum bulan ramadan, Polri juga melihat aspek-aspek sosiologis, aspek agama di situ, meminta waktu untuk berbuka puasa, salat magrib berjemaah, dan juga lanjut salat isya sampai tarawih. Bahkan tanpa sekat, seolah betul-betul satu tanah air, satu saudara. Personel dari TNI-Polri ikut berbuka puasa bersama dengan massa aksi. Beribadah yang muslim sampai dengan tarawih," kata Iqbal.

Kemudian, Iqbal menuturkan, pada sekira pukul 21.10 WIB, Selasa (21/6/2019), Korlap massa aksi damai sepakat untuk membubarkan diri usai berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat.

"Sekira pukul 21.10 WIB, korlap kembali berkoordinasi dengan Kapolres Metro Jaya Jakarta Pusat, menyampaikan bahwa sudah terlalu malam diimbau massa agar kembali. Massa kembali. Ya paralel dengan itu, massa kembali dengan tertib usai ibadah," katanya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved