Persija Jakarta

Persija Jakarta Punya Pelatih Baru, Seteven Paulle: Pola Latihan Berubah, Kami Seperti Tim Eropa

Gaya melatih yang diterapkan Julio Banuelos lebih berwarna dan mempunyai banyak variasi di setiap latihan yang dijalankan.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Center back Persija Jakarta, Steven Paulle saat ditemui di mess Persija di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (11/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Pemain bertahan Persija Jakarta, Steven Paulle merasakan perubahan besar dari kahadiran pelatih dan asisten pelatih baru yakni Julio Banuelos Saez dan Eduardo Perez.

Sejak kedatangan Julio dan Eduardo ke Persija Jakarta, pola dan metode latihan yang diterapkan di lapangan mengalami perubahan besar.

Gaya melatih yang diterapkan Julio Banuelos lebih berwarna dan mempunyai banyak variasi di setiap latihan yang dijalankan.

Menurut Steven Paulle, perubahan ini disambut antusias dan banyak mendapatkan apresiasi dari rekan-rekannya setimnya di skuat Macan Kemayoran.

Pemain berpaspor Perancis itu menyadari pola dan metode latihan yang diterapkan Julio Banuelos dan Eduardo Perez sudah seperti tim-tim di Eropa.

Sebab, pola latihan modern dengan mengandalkan sentuhan bola-bola pendek dari kaki ke kaki di latihan banyak di lakukan.

"Sangat bagus. Banyak pola latihan yang berubah dan metode yang berbeda, saat ini kami berlatih seperti tim eropa," ucap Paulle saat ditemui di Mess Persija di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (11/6/2019).

Paulle menyadari program latihan yang dijalankan pelatih baru Julio Banuelos berbeda dengan apa yang diterapkan pelatih terdahulunya Ivan Kolev.

Para pemain menjadi memiliki semangat dan motivasi baru saat mengikuti program latihan yang diterapkan Julio Banuelos.

"Perbedaannya cukup banyak ya. Saya kesini saat Kolev datang, saya sekarang ini latihan bersama Julio. Sangat berbeda," tegas pemilik nomor punggung 86 di Persija itu.

Perubahan besar yang dirasakan Paulle di latihan adalah mengenai filosopi bermain Persija Jakarta di lapangan.

Kini, para pemain Persija Jakarta dituntut bisa bermain lebih simple dan efektif tidak banyak melakukan sentuhan kepada bola.

Para pemain dituntut bisa melakukan pressing ketat apabila tim lawan tengah menguasai jalannya pertandingan.

Menurut Paulle, perubahan itu dirasakan positif lantaran para pemain menikmati setiap program yang diberikan tim pelatih di lapangan.

"Sangat banyak taktikal dan bermain dengan bola, sangat detail dan pressing dan bermain passing. Sangat banyak berubah memang di latihan," tutur mantan pemain PSM Makassar tersebut.

Persib B Bakal Arungi Liga 2 2019: Liestiadi Kerja Borongan dan Motivasi Eks Bomber Timnas Indonesia

Persiapan Persib B Tergesa-gesa Jelang Liga 2: Atep dan Tantang Akan Susul Fabiano Bergabung

Jelang Tahun Ajaran Baru, Disdik DKI Pastikan Tak Ada Sekolah Favorit Tahun Ini

Hal baru yang didapatkan para pemain Persija Jakarta pada saat kepemimpinan Julio Banuelos dan Eduardo Perez adalah di setiap latihan selalu direkam oleh video.

Di latihan berikutnya, para pemain dibiasakan menyaksikan video terlebih dahulu agar bisa mengetahui setiap kesalahan dan juga project bermain yang akan dilakukan di lapangan.

Penggunaan video ini bisa memudahkan pemain untuk bisa mengetahui setiap kesalahan yang dimiliki disetiap latihan.

"Kita menonton video sebelum latihan, kita akan lihat bagaimana kita berlatih jadi kita tahu seperti apa latihannya sangat banyak penjelasannya juga. Jadi kita tahu project bermainnya seperti apa," tutur Paulle.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved