Polri Gandeng Polisi Diraja Malaysia Cari 2 DPO Kasus Sindikat Pengedar Sabu di Kapal Pesiar

Adapun untuk mengejar kedua DPO tersebut, Polri akan bekerja sama dengan kepolisian Malaysia atau Polisi Diraja Malaysia.

Polri Gandeng Polisi Diraja Malaysia Cari 2 DPO Kasus Sindikat Pengedar Sabu di Kapal Pesiar
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers pengungkapan sindikat pengedar sabu asal Malaysia, Selasa (11/6/2019) di Dermaga Batavia Marina, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap enam orang tersangka dari sindikat pengedar sabu asal Malaysia pada Selasa (4/6/2019) lalu.

Wadir IV Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Krisno Siregar menyatakan, selain enam orang yang sudah ditangkap, polisi masih mengejar dua DPO lainnya.

"Rencana tindak lanjutnya adalah karena ada DPO yang terlibat, kami sudah mengidentifikasi dua nama," kata Krisno dalam konferensi pers di Dermaga Batavia Marina, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2019).

Menurut Krisno, dua DPO tersebut memiliki peran berbeda. Satu di antaranya berinisial HA, yang diketahui berperan memerintahkan penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Guna mengejar kedua DPO tersebut, Polri akan bekerja sama dengan kepolisian Malaysia atau Polisi Diraja Malaysia.

"Kami sudah komunikasian dengan PDRM (Polisi Diraja Malaysia) untuk mengembangkan jaringannya di Malaysia," kata Krisno.

"Kami bekerjasama secara bahu membahu begitu dekat baik dengan negara Asing maupun lembaga di Indonesia. Kami dekat dengan bea cukai, TNI AL, Imigrasi, BNN," imbuh dia.

Adapun sindikat yang ditangkap pada Selasa (4/6/2019) lalu berjumlah enam orang, di mana inisial tersangka antara lain MIF, IKZ, SHN, SLH, RHM, dan MHS.

Awalnya, polisi menangkap tersangka MIF, SHN, SLH, dan RHM di atas kapal pesiar berjenis Yatch dengan nama Karenliner.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved