VIDEO Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Soal Imbauan Penunggu Pasien Viral di RSUD Kota Tangerang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi sampai angkat bicara menyanggah tudingan negatif yang dilontarkan warganet di Twitter.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Papan Imbauan penunggu pasien rawat inap di RSUD Kota Tangerang harus mahram atau keluarga viral memenuhi media sosial Twitter.

Setelah TribunJakarta.com berselancar di Twitter pun imbauan itu menuai banyak kontroversi dan cuitan yang menyindir rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi sampai angkat bicara menyanggah tudingan negatif yang dilontarkan warganet di Twitter.

Menurutnya, imbauan tersebut semata untuk menciptakan kenyamanan pasien sekaligus menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat proses pengobatan.

Viral RSUD Kota Tangerang Larang Pasien Ditunggu dan Diantar yang Bukan Mahramnya, Ini Respon Dinkes

"Prinsip utama kan bagaimana bisa menjalankan pelayanan untuk pasien dengan nyaman. Rumah sakit kan sejatinya memberikan pelayanan kesehatan, nah setelah itu bagaimana pasien merasa nyaman dengan pelayanan kesehatan itu. Sekarang kalau perempuan dirawat dengan perawat laki-laki nyaman enggak?," kata Liza, Selasa (11/6/2019).

Liza pun menjabatkan secara panjang lebar terkait soal imbauan tersebut, di mana salah satunya untuk mengiringi visi misi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam menciptakan kota yang ber-akhlakhul karimah.

Berikut TribunJakarta.com lampirkan penggalan penjelasan Liza perihal imbauan di RSUD Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved