Pilpres 2019

Akui Ditawari Kursi Menteri, Gerindra Ungkap Keyakinannya di Sidang MK: Bukan Hanya Demokrat & PAN

Isu tawaran Partai Gerindra masuk dalam kabinet Kerja Jilid II kepada Partai Gerindra baru-baru ini ramai diperbincangkan.

Akui Ditawari Kursi Menteri, Gerindra Ungkap Keyakinannya di Sidang MK: Bukan Hanya Demokrat & PAN
YouTube Kompas TV
Andre Rosiade di program Sapa Indonesia Kompas TV. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono pun nampak sepakat dengan apa yang disampaikan Lukman Edy.

"Yang terpenting sekarang karena suasananya lebaran rasanya pertemuan siapapun itu, ga ada masalahnya," katanya.

Namun, kata dia, jika memang terjadi rekonsiliasi nasional di mana pertemuan antara Jokowi dan Prabowo Subianto terlaksana, ada baiknya tidak dikaitkan dengan politik.

"Tidak usah harus selau dikaitkan dengan politik," tegasnya.

Kata Jokowi soal isu Sandiaga Uno masuk kabinet Kerja jilid II

Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) angkat suara soal isu Sandiaga Uno masuk dalam kabinet kerja jilid II.

Belakangan ini Sandiaga Uno memang ramai diisukan masuk dalam daftar kabinet kerja jilid II periode 2019-2024.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan pihaknya belum bicara hingga sedetail itu.

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini masih menunggu proses di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebagaimana diketahui bahwa pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi memutuskan mengajukan gugatan hasil pilpres ke MK.

Berdasarkan rekapitulasi KPU, hasil Pilpres 2019 sendiri telah memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Seiring berjalan waktu, Jokowi pun dikabarkan telah menyusun kabinet kerja jilid II.

Beberapa nama pun muncul termasuk Sandiga Uno.

Namun, Jokowi memastikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum membahasnya lebih jauh lagi.

"Kita ini belum bicara sedetail itu, belum sejauh itu," ujar Jokowi seperti dilansir dari tayangan YouTube iNews TV, Rabu (29/5/2019).

"Kita masih menunggu proses di MK," sambungnya.

Selain itu, lanjut Jokowi, pihaknya juga masih belum memikirkan apakah perlu dibentuk kementrian baru atau tidak.

"Kemudian siapa yang mengisi ini masih dalam proses, tapi yang jelas sebelum 20 Oktober saya kira sudah ada bayangannya," jelas Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi sendiri tak menutup kemungkinan jika Sandiaga Uno akan masuk dalam Kabinet Kerja jilid II.

Begitu juga dengan Komandan Kosgama Partai Demokrat Agus Yudhoyono (AHY).

"Kenapa tidak?" kata Jokowi.

"Saya terbuka untuk siapapun bersama-sama bekerjasama memajukan negara ini," terangnya.

"Siapa pun partai di luar koalisi, saya terbuka, asal memiliki visi yang sama," tambahnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved