Hemat Biaya Berjuta-Juta, Begini Kisah Bambang Peserta Mudik Gratis yang Difasilitasi Pemprov DKI

Bersama para peserta lain, Bambang menceritakan pengalamannya saat berangkat mudik lewat program yang digagas Anies.

Hemat Biaya Berjuta-Juta, Begini Kisah Bambang Peserta Mudik Gratis yang Difasilitasi Pemprov DKI
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendengar berbagai cerita dari peserta mudik gratis di Balai Kota DKI, Rabu (12/6/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR- Program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah kemarin mendapat sorotan positif dari masyarakat.

Sebab, selain memudahkan warga Jakarta ketika mengunjungi kampung halaman, Pemprov DKI dinilai telah memberikan keringanan bagi warga Jakarta dengan adanya program mudik gratis tersebut. Masyarakat pun bisa menghemat biaya ongkos hingga berjuta-juta.

Bambang, salah seorang peserta mudik gratis mengaku senang. Hal ini ia ungkapkan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika menyambanginya di kantor Balai Kota DKI siang ini.

Bersama para peserta lain, Bambang menceritakan pengalamannya saat berangkat mudik lewat program yang digagas Anies Baswedan.

"Alhamdulillah lancar. Sopirnya ramah sekali terhadap penumpang, walaupun penumpang minta berhenti di mana selalu diikuti awak pengemudi. Saya perjalanan kemarin Jakarta-Jombang. Lalu saya buka puasa di daerah Brebes. sampai di Jombang jam 7 pagi," kata Bambang kepada Anies, Rabu (12/6/2019).

Bambang mengaku sangat bersyukur bisa mendaftar di program mudik gratis tersebut. Bagaimana tidak, dirinya yang hendak pulang kampung ke daerah Jawa Timur harus merogoh kocek hingga Rp 750 ribu per orang untuk sekali perjalanan jika berangkat secara pribadi.

Ia pun mengaku membondong anak-anak dan keluarganya. Menurutnya ia bersama keluarganya berjumlah enam orang.

"Saya dari Jakarta-Tulungagung naik bus Harapan Jaya kurang lebih Rp 750 ribu per orang, kalau keluarga saya tuh ada enam orang berarti 750 kali 6," kata Bambang.

"Kurang lebih Rp 3 juta kalau Pulang-pergi itu sekitar Rp 7 juta. Padahal itu saya bawa duit pulang ke Jawa Timur cuma Rp 2 juta," tuturnya.

H+7 Lebaran, Ribuan Pemudik Baru Tiba di Terminal Pulo Gebang

PT MRT Jakarta Angkat Mantan Kepala Basarnas dan Mantan Komisioner KPK Jadi Komisaris

George Toisutta, Figur Jenderal yang Anti Rokok

Di hadapan Anies, Bambang mengungkapkan bahwa dirinya sempat gagal berangkat ke kampung halaman.

Sebab, mahalnya ongkos kala itu menjadi alasan utama mengapa dirinya tidak bisa berangkat. Bahkan uang yang dimilikinya belum cukup untuk menutup besaran ongkos yang dibutuhkan.

"Saya memutuskan untuk tidak pulang kampung. Malam hari melihat di online ada kegiatan pulang kampung gratis. Anak saya nemu mudik gratis oleh Pemprov DKI, pulang pergi. Saya senang sekali karena selama ini saya nggak ada uang untuk pulang kan," ungkapnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved