Bawaslu Tangerang Selatan Ajukan Rp 12 Miliar untuk Penyelenggaraan Pilkada 2020

KPU Tangsel sudah mengajukan dana sebesar Rp 50 miliar untuk penyelenggaraan pesta demokrasi tingkat kota itu.

Bawaslu Tangerang Selatan Ajukan Rp 12 Miliar untuk Penyelenggaraan Pilkada 2020
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, di Jalan Nusa Indah, Serua, Ciputat, Senin (27/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pelaksanaan Pilkada kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah tinggal satu tahun lagi, para penyelenggara, KPU dan Bawaslu sudah mengajukan dana ke Pemkot Tangsel.

Berbeda dengan Pemilu serentak 2019 yang dananya dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN), dana Pilkada berasal dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, KPU Tangsel sudah mengajukan dana sebesar Rp 50 miliar untuk penyelenggaraan pesta demokrasi tingkat kota itu.

Sementara Bawaslu Tangsel mengajukan dana sebesar Rp 12 miliar.

"Sudah, sudah kita ajukan Rp 12 miliar," ujar Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, di Serpong, Kamis (13/4/2019).

Besaran pengajuan dana tersebut lebih besar dari Pilkada periode sebelumnya.

Cerita Pemilik Warung Bensin yang Dagangannya Dicuri untuk Membakar Seorang Pemuda di Bekasi

"Sebelumnya kita Rp 9 miliar. Ya naik tiga miliar," ujarnya.

Setelah dana diajukan, Pemkot akan mengkaji melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

Selanjutnya, dana yang disepakati hasil kajian akan dibahas di DPRD untuk dimasuki dalam APBD murni 2020.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved